Peresmian Car Free Day Butuh Waktu, Minggu Depan Masih Uji Coba

- Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan Car Free Day di Jalan Sudirman dan Jembatan Ampera masih tahap uji coba dan belum ditetapkan jadwal peresmian resminya.
- Uji coba ketiga CFD dijadwalkan pada 10 Mei 2026 dengan dukungan pengamanan dari Polrestabes Palembang untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.
- Pemerintah kota fokus memperkuat keamanan, kenyamanan, serta penertiban lalu lintas dengan menambah petugas dinas perhubungan agar pelaksanaan CFD lebih lancar bagi warga.
Palembang, IDN Times - Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan bahwa kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Sudirman, Jakabaring dan sepanjang Jembatan Ampera belum bisa dipastikan kapan akan diresmikan. Sebab katanya, program rutin tersebut masih butuh persiapan matang dalam skema pengaturan jalan.
"Car free day saya masih butuh satu kali lagi (uji coba)," ujarnya, Rabu (6/4/2026).
1. Pemkot janji beri yang terbaik untuk persiapan launching CFD

Dia menyampaikan, agenda uji coba kedua pada 3 Mei 2026 terbilang cukup kondusif dibandingkan yang pertama pada akhir April lalu. Namun, pemerintah kota masih butuh waktu untuk meresmikan. Hal ini karena masih ada beberapa yang perlu diperhatikan, termasuk penebalan keamanan oleh petugas.
"Kita akan berikan yang terbaik (persiapan untuk launching CFD)," kata Dewa.
2. Polrestabes Palembang ambil bagian dalam pengamanan jalan saat CFD

Lebih lanjut katanya, uji coba ketiga CFD direncakan berlangsung pada 10 Mei mendatang. Program tersebut ke depan diharapkan bisa menciptakan kenyamanan bagi masyarakat. Selain demi menciptakan ruang publik luas, kegiatan yang positif, juga bisa membentuk karakter warga dan citra Palembang makin aman.
"Untuk uji coba kemarin (yang kedua) Alhamdulillah kita terima apresiasi ini tak terlepas dari usaha kita menggerakkan petugas keamanan terutama dari pihak Polrestabes Palembang," jelasnya.
3. Upyakan ketertiban pengamanan dari petugas lebih konsisten

Dewa menjelaskan bahwa keamanan, kenyamanan serta penertiban yang konsisten akan dijaga ketat di kegiatan CFD Palembang. Selain itu, ia juga meminta penambahan petugas dinas perhubungan dalam pengaturan rekayasa lalu lintas agar tidak menimbulkan kepadatan kendaraan selama CFD berlangsung.
"Sehingga warga Palembang bisa merasa aman dan nyaman," kata dia.
















