Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Demo Sumsel Resah, Mahasiswa Soroti Infrastruktur dan Pendidikan

Demo Sumsel Resah, Mahasiswa Soroti Infrastruktur dan Pendidikan
Demo Sumsel Resah, di Kantor DPRD Sumsel Soroti lemahnya Infrastruktur dan Pendidikan di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Mahasiswa dari berbagai kampus di Palembang menggelar aksi di DPRD Sumsel menuntut perbaikan infrastruktur dan pendidikan yang dinilai masih bermasalah.
  • Koordinator aksi menyoroti kondisi jalan dan drainase di 17 kabupaten kota yang belum layak serta meminta evaluasi total dari pemerintah daerah.
  • Massa juga mendesak solusi nyata untuk peningkatan kualitas pendidikan, termasuk evaluasi program Makan Bergizi Gratis agar lebih tepat sasaran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Sumsel Resah menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Sumatra Selatan (Sumsel). Dalam aksinya, mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Palembang menuntut perbaikan infrastruktur dan pendidikan yang ada di Bumi Sriwijaya.

Massa memulai aksi sekitar pukul 15.20 WIB dengan berjalan kaki dari kawasan Simpang Lima DPRD Sumsel. Sepanjang aksi, mahasiswa menyampaikan orasi serta dialog dengan anggota komisi 5 DPRD Sumsel,

"Kami melihat banyak masalah di Sumsel, salah satunya soal infrastruktur, mulai dari drainase hingga jalan di 17 kabupaten dan kota. Perlu evaluasi total terkait infrastruktur," ungkap Koordinator aksi sekaligus Ketua BEM Unsri Muhamad Gebri Valensyah, Senin (4/5/2026).

1. Perbaikan infrastruktur dianggap tak ada hilal

Demo Sumsel Resah, di Kantor DPRD Sumsel Soroti lemahnya Infrastruktur dan Pendidikan di Sumsel
Demo Sumsel Resah, di Kantor DPRD Sumsel Soroti lemahnya Infrastruktur dan Pendidikan di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Gebri menjelaskan, diperlukan upaya untuk mengevaluasi total seluruh permasalahan infrastruktur yang ada. Hingga saat ini, Sumsel dinilai masih berkutat pada persoalan infrastruktur yang hingga hari ini masih dianggap tidak layak.

"Infrastruktur jalan juga sampai saat ini belum ada hilalnya untuk diperbaiki, sehingga kami minta segera ditindaklanjuti," jelasnya.

2. Mahasiswa minta ada solusi nyata pemerintah

IMG-20260504-WA0017.jpg
Demo Sumsel Resah, di Kantor DPRD Sumsel Soroti lemahnya Infrastruktur dan Pendidikan di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Mahasiswa juga menegaskan, aksi tersebut bukan sekadar menyampaikan kritik, melainkan mendorong adanya langkah konkret dari pemerintah.

"Kami hari ini tidak butuh kata-kata, tapi kami butuh dialog. Kami ingin menyampaikan keresahan dan pandangan kami agar ada solusi nyata," jelasnya.

3. Minta evaluasi program MBG

Mahasiswa mengenakan jaket almamater kuning berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumsel membawa spanduk berisi kritik terhadap infrastruktur dan pendidikan.
Demo Sumsel Resah, di Kantor DPRD Sumsel Soroti lemahnya Infrastruktur dan Pendidikan di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)

Selain infrastruktur, massa aksi turut menyinggung sektor pendidikan di Sumsel yang dinilai masih tertinggal dan perlu perhatian serius. Di hari pendidikan nasional, pihaknya berharap pemerintah lebih melihat pendidikan sebagai langkah konkret untuk mewujudkan pendidikan layak bagi masyarakat

"Pendidikan Sumsel masih tertinggal. Kita harap hal ini dievaluasi sehingga adik-adik kita bisa merasakan pendidikan lebih baik," jelas dia.

Adapun program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program pemerintah pusat turut diminta dilakukan evaluasi.

"Banyak tuntutan kita hari ini, tentunya kami memperjuangkan Sumsel lebih baik," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More