Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Menhut Tinjau Karhutla Padang Sugihan, Pastikan 29 Gajah Sumatra Sehat

Kab. Ogan Komering Ilir
3 min read
Menhut Tinjau Karhutla Padang Sugihan, Pastikan 29 Gajah Sumatra Sehat
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memberi makan gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (17/9/2026). Kementerian Kehutanan memastikan 29 gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) jinak di PKG tersebut dalam kondisi baik dan belum mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
  • Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau penanganan karhutla di Suaka Margasatwa Padang Sugihan dan memastikan 29 gajah sumatra di PKG Jalur 21 sehat tanpa gangguan akibat asap.
  • Pemadaman melibatkan pemerintah, TNI, masyarakat, dan dunia usaha melalui jalur darat serta udara, dengan fokus mencegah api menjalar ke habitat satwa.
  • Vegetasi kering, angin kencang, dan lahan gambut menghambat operasi; water bombing, sekat bakar, sumber air, serta layanan medis bagi petugas diperkuat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN TimesMenteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Sumatra Selatan, Kamis, 17 September 2026 lalu. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kondisi satwa sekaligus memperkuat penanganan karhutla melalui kolaborasi berbagai pihak.

Dalam kunjungannya ke Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Menhut melihat kondisi 29 ekor gajah sumatra yang berada di pusat konservasi. Kementerian Kehutanan memastikan seluruh gajah tersebut dalam keadaan baik dan belum mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla.

  1. 1. Menhut minta kolaborasi dan pelaporan lapangan terus diperkuat

    Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni berbincang dengan personel Manggala Agni di Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan.
    Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (tengah) berbincang dengan personel Manggala Agni saat meninjau kondisi satwa di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (17/9/2026). Kementerian Kehutanan memastikan 29 gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) jinak di PKG tersebut dalam kondisi baik dan belum mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

    Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Selatan, Daniwari Widiyanto, mengatakan Raja Juli Antoni juga berdialog dengan tim pemadam di lapangan serta memberikan motivasi agar koordinasi dan kolaborasi terus ditingkatkan.

    “Menhut memberikan apresiasi dan motivasi untuk terus semangat dan meningkatkan kolaborasi, serta melaporkan kondisi di lapangan secara update. Jika ada dukungan yang diperlukan, bisa langsung direspons. Terkait satwa gajah, Menhut melihat langsung kondisinya dan semuanya sehat,” ujar Daniwari.

    Penanganan karhutla di Padang Sugihan melibatkan tim gabungan dari Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Sumsel, Manggala Agni Balai Dalkarhut Sumatera, BKO Balai Taman Nasional Ujung Kulon dan Balai Taman Nasional Bukit Dua Belas, TNI, Satgas Darurat Bencana Sumatra Selatan, pemerintah daerah, masyarakat, hingga unsur dunia usaha.

    Tim melakukan pemadaman melalui jalur darat dan udara untuk mengendalikan api sekaligus mencegah penjalaran ke kawasan yang menjadi habitat satwa.

  2. 2. Vegetasi kering dan lahan gambut jadi tantangan pemadaman

    Dua gajah sumatra mencari makan di area dekat lokasi kebakaran hutan di Pusat Konservasi Gajah Padang Sugihan.
    Dua ekor gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) mencari makan di dekat lokasi kebakaran hutan di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (17/9/2026). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

    Menurut Daniwari, proses pemadaman menghadapi tantangan berupa vegetasi yang kering dan lebat, angin yang cukup kencang, serta karakteristik lahan gambut. Karena itu, tim memprioritaskan pengendalian titik-titik api sekaligus menjaga area yang menjadi habitat gajah dan satwa lainnya.

    Menhut juga meminta penguatan kesiapsiagaan darat agar api tidak mendekati kawasan konservasi. Sejumlah sekat bakar telah disiapkan sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan satwa di Padang Sugihan.

    Dukungan penanganan karhutla juga datang dari dunia usaha, termasuk APP Group dan mitra pemasoknya. Regu Pemadam Kebakaran (RPK) perusahaan turut membantu di sejumlah posko, disertai dukungan operasional dan logistik bagi personel yang bertugas di lapangan.

  3. 3. Water bombing dan layanan medis diperkuat untuk petugas

    Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni berbincang dengan Ferdian Krisnanto saat meninjau kebakaran hutan di Padang Sugihan.
    Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (tengah) berbincang dengan Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra Kementerian Kehutanan Ferdian Krisnanto (kanan) saat meninjau lokasi kebakaran hutan di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (17/9/2026). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

    Pemadaman dari udara terus diperkuat melalui operasi water bombing yang dilakukan di sejumlah titik sesuai kebutuhan dan perkembangan kondisi kebakaran.

    “Water bombing mampu membantu menghambat gerakan api menuju area-area yang cepat terbakar, terutama kawasan prioritas untuk diselamatkan seperti areal satwa gajah dan lainnya,” kata Daniwari.

    Selain pemadaman, BKSDA Sumatra Selatan bersama para pihak juga terus memantau pergerakan gajah liar di lanskap Padang Sugihan–Simpang Heran. Koordinasi dilakukan dengan perusahaan di sekitar kawasan, termasuk PT Bumi Mekar Hijau (PT BMH), ketika terdapat laporan satwa mendekati permukiman masyarakat.

    Penguatan sumber air juga menjadi perhatian dalam penanganan karhutla. Menhut mendorong penyediaan embung serta penambahan sarana pendukung seperti pompa, selang, dan tangki air portabel agar tim lebih mudah menjangkau titik kebakaran yang jauh dari sumber air.

    Daniwari menambahkan, pada Jumat (18/9/2026), Kementerian Kehutanan telah mengirimkan tim dokter dari Klinik Manggala Wanabakti Jakarta ke Posko PKG Jalur 21 untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan tindakan medis bagi petugas pemadam.

    “Karena kesehatan dan keselamatan petugas di lapangan juga menjadi perhatian utama,” ucapnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More