- Opsi pertama melalui Jalur Lintas Barat
Jalintim Ditutup Sementara, Kendaraan Dialihkan ke Jalinteng dan Barat

- Jalur Lintas Timur Palembang–Jambi ditutup sementara akibat padatnya arus mudik, dengan pengalihan kendaraan ke Jalur Lintas Tengah dan Barat hasil koordinasi Polda Sumsel dan Polda Jambi.
- Pemudik dari wilayah utara seperti Aceh, Sumut, dan Riau diarahkan melewati rute alternatif melalui Sarolangun dan Lubuk Linggau menuju Palembang untuk menghindari kemacetan di Musi Banyuasin.
- Polda Sumsel menyiagakan personel di titik strategis serta memasang petunjuk arah jalur alternatif, sambil mengimbau masyarakat mematuhi arahan petugas agar perjalanan tetap aman dan lancar.
Musi Banyuasin, IDN Times -Arus kendaraan di Jalur Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Jambi kian padat jelang puncak arus mudik. Kepolisian akhirnya memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sementara Jalintim Sumatra dari arah Jambi menuju Palembang bagi kendaraan pemudik.
Dalam skema pengalihan tersebut, pemudik diberikan dua opsi jalur alternatif, yakni Jalur Lintas Barat dan Jalur Lintas Tengah (Jalinteng). Penutupan sementara ini merupakan hasil koordinasi antara Polda Sumsel dan Polda Jambi guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama periode arus mudik Lebaran.
1. Pemudik dari arah Utara, seperti Aceh, Sumut, dan Riau diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif

Sebelumnya Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi telah menutup Tol Bayung Lencir-Tempino (Baleno) arah Jambi menuju Palembang sejak Senin (17/3/2026) malam. Kebijakan ini diambil menyusul lonjakan volume kendaraan yang menyebabkan kepadatan signifikan di Musi Banyuasin (Muba), Sumsel, tepatnya di Sungai Lilin, Tungkal Jaya, dan Bayung Lencir yang diketahui macet panjang sejak Minggu (15/3/2026).
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, pengalihan arus dilakukan untuk mencegah kemacetan panjang yang berpotensi terjadi di Jalintim yang selama ini menjadi salah satu jalur favorit pemudik di Sumatra.
"Pemudik yang datang dari wilayah Sumatra bagian utara seperti Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Riau diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Sarolangun dan Lubuk Linggau sebelum melanjutkan perjalanan menuju wilayah Sumsel.
2. Berikut rute Jalinteng dan lintas barat yang dapat dilalui oleh pemudik

Penutupan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kakorlantas Polri dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama periode arus mudik.
"Pengalihan arus ini dilakukan demi menjaga kelancaran perjalanan para pemudik. Kami mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” jelas Kapolda.
Berikut rute Jalinteng dan lintas barat yang dapat dilalui oleh pemudik:
Rute yang disarankan Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang. Jalur ini terhubung dengan akses tol di bagian akhir perjalanan. Setibanya di Prabumulih, pengendara dapat memanfaatkan Jalan Tol Prabumulih–Palembang untuk mempercepat waktu tempuh menuju Kota Palembang.
- Opsi kedua melalui Jalur Lintas Tengah
Rute yang disarankan yakni Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Sekayu – Betung – Palembang.
3. Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan

Untuk memastikan pengalihan arus berjalan lancar, Polda Sumsel menyiagakan personel di sejumlah titik strategis, terutama di wilayah Lubuk Linggau, Musi Rawas hingga Banyuasin yang diperkirakan akan mengalami peningkatan volume kendaraan.
Kebijakan itu dilengkapi dengan pemasangan petunjuk arah jalur alternatif. Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memantau informasi resmi terkait rekayasa lalu lintas agar perjalanan tetap aman dan tidak terjebak kemacetan di Jalintim.
Selain itu, kepolisian mengingatkan pengemudi kendaraan besar, khususnya truk dengan tiga sumbu atau lebih, agar mematuhi pembatasan operasional selama masa arus mudik demi menghindari gangguan kelancaran lalu lintas.
"Masyarakat sebaiknya tidak memaksakan diri berkendara saat lelah. Gunakan rest area atau tempat istirahat yang tersedia agar perjalanan tetap aman,” imbau Kapolda.
















