Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Korban Kecelakaan Bus Dievakuasi ke Palembang, Ini Kondisinya

Korban Kecelakaan Bus Dievakuasi ke Palembang, Ini Kondisinya
Karumkit RS Bhayangkara Palembang Kombes Pol dr Budi Susanto (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Korban selamat bernama Ngadiono dirawat intensif di ICU RS Bhayangkara Palembang setelah dievakuasi dengan helikopter dari RSUD Rupit karena luka bakar serius.
  • Kondisi Ngadiono kini stabil dan bisa diajak berkomunikasi, namun tim medis tetap memantau ketat risiko infeksi akibat luka bakar di wajah, leher, dan dada.
  • Satu korban lain, Fahrul Baidi, meninggal dunia di RSUD Muara Rupit setelah operasi penanganan luka bakar 90 persen akibat gagal napas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Satu korban selamat insiden bus maut di Musi Rawas Utara (Muratara), Ngadiono (44) menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang. Ngadiono sebelumnya sempat dievakuasi menggunakan Helikopter dari RSUD Rupit untuk penanganan luka bakar yang dideritanya.

"Korban sudah kita lakukan evakuasi. Seluruh wajah, leher dan dada. pasien juga sudah dilakukan operasi pengangkatan jaringan mati (akibat luka bakar)," ungkap Karumkit RS Bhayangkara Palembang, Kombes Pol Budi Susanto, Sabtu (9/5/2026).

1. Pasien dalam kondisi stabil di ICU

IMG-20260508-WA0021_edit_360417933676774.jpg
Karumkit RS Bhayangkara Palembang, Kombes Pol dr Budi Santoso dan Kadinkes Sumsel Trisnawarman (IDN Times/Rangga Erfizal)

Meski mengalami luka bakar serius, kondisi pasien saat ini disebut stabil dan bisa diajak berkomunikasi. Ngadiono juga tidak membutuhkan alat bantu pernapasan selama menjalani perawatan di ICU.

"Pasien dalam kondisi stabil dan bisa diajak komunikasi. Pasien tidak dibantu alat bantu pernapasan," jelasnya.

2. Kondisi luka bakar rawan alami infeksi

Rumah Singgah keluarga Korban di RS Bhayangkara Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
Rumah Singgah keluarga Korban di RS Bhayangkara Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurut Susanto, korban terus dipantau oleh tim medis untuk memastikan kondisi kesehatannya terus membaik. Pasien dengan kondisi luka bakar dinilai memerlukan perawatan intensif untuk memulihkan jaringan luka di tubuhnya.

"Pasien dengan kondisi luka bakar rawan mengalami infeksi," jelasnya.

3. Satu korban selamat, meninggal dunia pasca operasi

Korban Muhammad Fahrul (Dok: Polres Muratara)
Korban Muhammad Fahrul (Dok: Polres Muratara)

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman mengatakan, satu korban selamat bernama Fahrul Baidi, meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat luka bakar yang mencapai 90 persen. Korban meninggal setelah setelah dilakukan operasi di RSUD Rupit.

"Korban meninggal karena gagal napas. Sudah dilakukan treatment di ICU namun meninggal di RSUD Muara Rupit pukul 12.55 WIB," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More