ilustrasi rupiah (pixabay.com/IqbalStock)
Berdasarkan faktor fundamental, lanjut dia, hal itu dipengaruhi oleh berbagai aktivitas ekonomi, termasuk beragam kegiatan yang dilakukan pemerintah dalam pergerakan neraca perdagangan.
"Dari fundamental, kegiatan-kegiatan aktivitas kita, dari ekspor juga impor, kemudian pinjaman luar negeri yang kita bayarkan, tapi ada juga sentimen," kata Bambang.
Dirinya menyampaikan bahwa pergerakan dari faktor sentimen tersebut justru lebih sulit dikendalikan untuk menjaga nilai mata uang. Sebab dari sisi sentimen, memengaruhi banyak sektor.
Kata Bambang, faktor sentimen merupakan hal-hal, kondisi, atau unsur yang berkaitan dengan perasaan, emosi, kenangan, atau kepekaan. Bukan semata-mata berdasarkan pertimbangan logika, rasio, atau nilai materi yang objektif.
"Dan yang agak susah kita kendalikan itu sentimen dan harus kita kendalikan," katanya.