Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Palembang Dijuluki Bumi Sriwijaya? Ini Jejak Sejarahnya

Kota Palembang
3 min read
Kenapa Palembang Dijuluki Bumi Sriwijaya? Ini Jejak Sejarahnya
Jembatan Ampera di Palembang (pexels.com/Muhammad Adib)
  • Palembang dijuluki Bumi Sriwijaya karena terkait Kerajaan Sriwijaya, imperium maritim abad ke-7 yang menjadi pusat perdagangan internasional dan pembelajaran Buddha di Asia Tenggara.

  • Jejak Sriwijaya di Palembang terlihat melalui sekitar 18 situs bersejarah, termasuk Prasasti Kedukan Bukit tahun 686 dan Prasasti Telaga Batu yang memuat aturan sumpah kerajaan.

  • Selain Bumi Sriwijaya, Palembang dikenal sebagai Kota Batang Hari Sembilan, Kota Pempek, Venice of The East, Kota Darussalam, dan Serambi Hadramaut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Selain terkenal dengan Jembatan Ampera dan kuliner pempek, Palembang juga dikenal dengan julukan Bumi Sriwijaya. Ternyata, julukan keren tersebut diberikan bukan tanpa alasan, melainkan ada nilai sejarah yang melekat pada Kota Palembang.

Penasaran kenapa Palembang disebut Bumi Sriwijaya? Mari simak ulasan IDN Times berikut:

  1. 1. Pengaruh kerajaan kuno Sriwijaya

    kenapa palembang disebut bumi sriwijaya
    potret Palembang dari ketinggian (unsplash/ Ammar_Andiko)

    Julukan Bumi Sriwijaya punya kaitan erat dengan sejarah besar Kerajaan Sriwijaya yang didirikan oleh Dapunta Hyang Sri Jayanasa pada abad ke-7 Masehi. Pada masanya, kerajaan maritim ini bukan cuma sekadar kerajaan biasa, melainkan salah satu imperium terbesar di Asia Tenggara yang punya pengaruh luar biasa luas. Salah satunya menjadi tempat di mana banyak kapal dagang berlabuh untuk berdagang.

    Selain dikenal sebagai pusat perdagangan laut internasional, Sriwijaya pada masa jayanya juga menjadi pusat pembelajaran agama Buddha terbesar di Asia Tenggara. Kota Palembang menjadi titik nadi dari peradaban maju tersebut. Mereka memiliki armada angkatan laut yang sangat kuat untuk mengamankan jalur pelayaran, membuat nama Palembang disegani di kancah global.

  2. 2. Ditemukannya banyak situs bersejarah di Kota Palembang

    Prasasti Kedukan Bukit, bukti sejarah kelahiran Kota Palembang, dengan permukaan batu bertulisan kuno.
    Prasasti Kedukan Bukit jadi bukti sejarah kelahiran Kota Palembang (Dok. IDN Times/Feny Maulia Agustin)

    Bukan cuma cerita belaka, jejak nyata kejayaan masa lalu masih bisa kita temukan hari ini. Kerajaan Sriwijaya meninggalkan banyak sekali situs bersejarah di Palembang. Tercatat ada sekitar 18 situs bersejarah, di mana empat di antaranya berdiri megah sejak abad ke-7 hingga ke-8 Masehi, seperti Situs Tanjung Rawa, Candi Angsoka, Prasasti Kedukan Bukit, hingga Situs Kolam Pinisi.

    Bukti paling autentik kenapa Palembang dijuluki Bumi Sriwijaya adalah penemuan berbagai prasasti penting. Salah satunya adalah Prasasti Kedukan Bukit yang ditemukan di sekitar tepian Sungai Batang, Kedukan Bukit, pada tahun 686 Masehi. Ditulis menggunakan aksara Pallawa dan Sanskerta, prasasti ini mengisahkan perjalanan dan kemenangan besar Sriwijaya. Selain itu, ada pula Prasasti Telaga Batu di Kolam Telaga Biru (Kecamatan Ilir Timur) yang berisi aturan sumpah dan kutukan bagi orang-orang jahat di wilayah kerajaan.

  3. 3. Julukan Palembang lainnya

    kenapa palembang disebut bumi sriwijaya
    potret sungai musi (unsplash/ Amran Alie)

    Selain identik dengan Bumi Sriwijaya, kota Palembang memiliki julukan yang tak kalah unik lainnya. Berikut beberapa julukan tersebut.

    1. Kota Batang Hari Sembilan: Berasal dari Sungai Musi yang membelah kota, yang merupakan muara atau titik temu dari sembilan sungai besar di Sumatra Selatan.
    2. Kota Pempek: Julukan paling populer karena kuliner khas berbahan dasar ikan dan sagu ini sangat mendominasi kehidupan sehari-hari serta perekonomian warga.
    3. Venice of the East (Venesia dari Timur): Sebutan dari dunia Barat karena topografi Palembang zaman dulu didominasi perairan dan Sungai Musi yang menjadi pusat aktivitas warga (mulai dari transportasi hingga MCK).
    4. Kota Darussalam: Nama resmi pada masa kejayaan Kesultanan Palembang yang berarti "Negeri yang Damai", sekaligus mencerminkan peran kota sebagai pusat studi Islam terpandang di Nusantara.
    5. Serambi Hadramaut: Julukan ini tercipta karena kuatnya ikatan sejarah dan budaya dengan wilayah Hadramaut di Yaman, dibuktikan dengan hadirnya perkampungan Arab seperti Kampung Al-Munawar.

    Itulah alasan menarik di balik kenapa Palembang disebut Bumi Sriwijaya. Jadi, selain surganya kuliner pempek, Palembang ternyata menyimpan sejarah peradaban kuno yang bikin takjub, ya!

Related Articles

See More