Ratu Dewa Beri Pesan ke Pemudik Sambut Momen Lebaran 2026

- Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengimbau pemudik Lebaran 2026 agar memastikan rumah aman sebelum ditinggalkan, termasuk mematikan listrik dan air untuk mencegah kebakaran.
- Ia menekankan pentingnya efisiensi energi dengan mematikan aliran listrik dan air agar tagihan tidak membengkak selama rumah kosong saat mudik.
- Pemkot Palembang menyiapkan posko terpadu di titik strategis bersama Dishub, Kepolisian, PMI, dan Damkar sebagai pusat informasi serta pengamanan jalur selama masa mudik.
Palembang, IDN Times - Wali Kota Palembang Ratu Dewa memberi pesan kepada pemudik yang akan pulang kampung menyambut momen Lebaran Idul Fitri 2026. Katanya, sebelum mudik ke daerah masing-masing, masyarakat wajib waspada saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
"Tolong hati-hati nian (sekali) kalau nak (mau) mudik ke dusun. Rumahnya, listriknya, airnya juga dimatikan dulu sebelum pergi, jangan boros dan agar lebih aman," ujarnya, Kamis (19/3/2026).
1. Ratu Dewa ingatkan antisipasi kebakaran saat lebaran

Dewa mengingatkan pemudik untuk selalu siaga menghadapi segala kejadian negatif. Apalagi, katanya, ketika momen berlebaran, tak jarang warga merasa aman dan lalai terhadap keamanan rumah dan keluarga sekitar.
"Perhatikan instalasi listrik dan aliran air untuk mencegah terjadinya musibah kebakaran," kata dia.
2. Dinas pemadam kebakaran dilibatkan siaga di posko lebaran

Dia mengatakan, selain untuk faktor keamanan, tindakan mematikan aliran listrik dan air juga merupakan langkah efisiensi energi. Sehingga lanjutnya, warga tidak perlu khawatir akan tagihan bulanan yang membengkak akibat pemakaian yang tidak terpantau saat rumah ditinggalkan.
Selain mengingatkan kewaspadaan dan antisipasi hal buruk, Dewa menambahkan, Pemkot Palembang juga telah menyiagakan posko-posko terpadu di berbagai titik strategis. Posko ini merupakan hasil sinergi lintas sektor yang melibatkan Dinas Perhubungan, Kepolisian, PMI, hingga Dinas Pemadam Kebakaran.
3. Pemkot Palembang kolaborasi posko siaga lintas instansi

Menurutnya, posko tersebut tidak hanya berfungsi untuk pengamanan jalur, tetapi juga sebagai pusat informasi bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat. Koordinasi antarinstansi pun jelas, dia dipastikan berjalan 24 jam penuh di lapangan untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
"Beberapa titik sudah kita koordinasikan. Ada posko Dishub dan posko gabungan dengan stakeholder lain. Sifatnya kita berkolaborasi agar semua berjalan sesuai harapan," katanya.
















