Kepergian dr Myta Aprilia Azmy, Keluarga Terkejut Kesehatan Turun Drastis

- Dokter muda Myta Aprilia Azmy meninggal dunia setelah dirawat intensif di RSUP Mohammad Hoesin Palembang, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang terkejut atas penurunan kondisi kesehatannya.
- Myta tengah menjalani program internship di IGD RSUD Kuala Tungkal, Jambi, dan menjadi tumpuan keluarga sebelum rencananya menyelesaikan masa tugasnya pada Agustus 2026 mendatang.
- IKA FK Unsri meminta Kemenkes melakukan investigasi atas dugaan pelanggaran terkait beban kerja dokter internship, sementara jenazah Myta telah dimakamkan di TPU Rengas, OKU Selatan.
Palembang, IDN Times - Dugaan tingginya beban kerja dokter internship menjadi sorotan setelah meninggalnya dokter muda, Myta Aprilia Azmy. Almarhumah sempat menjalani perawatan intensif di RSUP Mohammad Hoesin Palembang sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Kepergian Myta meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, yang mengaku terkejut karena kondisi kesehatannya menurun drastis dalam waktu singkat.
"Kami masih sangat terpukul. Dari mulai sakit sampai meninggal itu sangat cepat, kami juga belum mengetahui kondisi sebenarnya secara menyeluruh," ungkap perwakilan keluarga Pebri Mahardika, Sabtu (2/5/2026).
1. Dokter Myta menjadi tumpuan keluarga

Myta Aprilia Azmy diketahui tengah menjalani program internship yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Myta diketahui bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) salah satu RSUD di Kuala Tungkal, Jambi.
Rencananya korban akan menjalani program internship selama satu tahun sebelum menjadi dokter umum. Program tersebut dijalani oleh korban sejak Agustus 2025 hingga Agustus 2026 mendatang.
"Almarhumah ini tumpuan keluarga. Sebentar lagi seharusnya menyelesaikan program internship dan menjadi dokter umum," jelasnya.
2. Dokter Myta dimakamkan di kampung halaman OKU Selatan

Pihak keluarga mengapresiasi respons cepat rekan sejawat sesama dokter yang peduli dengan korban. Bahkan Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) telah bersurat ke Kemenkes untuk meminta adanya investigas dugaan pelanggaran yang terjadi.
Pihak keluarga berharap peristiwa ini dapat menjadi perhatian serius agar ke depan terdapat perbaikan sistem, khususnya terkait perlindungan dan beban kerja dokter internship.
"Jenazah Myta telah dimakamkan tadi pagi di TPU Rengas, OKU Selatan," jelasnya.
3. IKA FK Unsri minta Kemenkes lakukan investigasi

Diberitakan sebelumnya, Ketua IKA FK Unsri Achmad Junaidi membenarkan kabar meninggalnya dokter internship yang bertugas di Kuala Tungkal Jambi. Sejumlah temuan dugaan pelanggaran telah dilaporkan secara resmi agar Kemenkes melakukan investigasi.
"Prosesnya sudah kami laporkan ke pusat. Nanti Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang akan melakukan investigasi, jadi kita tunggu hasilnya seperti apa," ungkap Achmad Junaidi.
Korban meninggal dunia setelah dirawat di RSUP Mohammad Hoesin pada Jumat (1/5/2026). Meski temuan internal mengindikasikan adanya dugaan pelanggaran, Junaidi menegaskan penyebab pasti kematian masih menunggu hasil investigasi Kementerian Kesehatan.
"Kalau penyebabnya silakan ditanyakan ke dokter yang merawat. Informasinya ada dugaan infeksi paru-paru, tetapi kami tidak tahu persis karena tidak menangani langsung," jelasnya.
















