Uji Coba Kedua Car Free Day Palembang, Apa Kata Masyarakat?

- Uji coba kedua Car Free Day Palembang di Jembatan Ampera pada 3 Mei 2026 berlangsung lebih kondusif berkat pelaksanaan lebih pagi dan peningkatan jumlah personel keamanan.
- Petugas dari dinas perhubungan, Pol PP, dan kepolisian mengatur lalu lintas dengan lebih banyak anggota, membuat jalur alternatif seperti Jembatan Musi IV dan VI tetap tertib meski ramai.
- Kegiatan CFD memberi dampak positif bagi warga dan UMKM lokal, menghadirkan suasana olahraga pagi sekaligus peluang ekonomi kreatif di sepanjang rute utama hingga Jakabaring.
Palembang, IDN Times - Kegiatan Car Free Day (CFD) Palembang di Jembatan Ampera pada uji coba kedua 3 Mei 2026 mendapatkan sejumlah komentar positif dari masyarakat. Sebelumnya, pelaksanaan agenda sempat ramai dibahas karena menyebabkan titik kemacetan di jalur alternatif seperti Jembatan Musi IV dan Musi VI karena penutupan akses kendaraan sepanjang Jembatan Ampera selama CFD berlangsung.
"Uji coba kedua ini lebih kondusif, karena mungkin lebih pagi (pelaksanaannya)," ujar Lia, salah satu warga Palembang yang ikut meramaikan CFD di Jembatan Ampera bersama keluarga, Minggu (3/5/2026).
1. Personel keamanan CFD Palembang lebih ramai

Diketahui, CFD Palembang pada tahap percobaan kedua digelar dengan singkat. Yakni mulai pukul 05.00-08.00 WIB. Sebelumnya April lalu, pelaksanaan cukup panjang hingga pukul 09.30 WIB. Selain itu dari pantauan, situasi yang terlihat lebih tertib di jalur alternatif karena jumlah petugas dan personel keamanan dari dinas perhubungan, Satpol PP, dan aparat kepolisian mengatur lalu lintas kini lebih banyak.
Menurut Iksan, kondisi di Jembatan Musi IV dan Musi VI memang padat dan ramai, tetapi secara pengaturan rekayasa lalu lintas, kondisi di lapangan lebih kondusif dibandingkan kegiatan Car Free Day perdana.
"Yang mengatur jalan petugasnya banyak, kalau awal kemarin yang keliatan (kerja mengatur lalu lintas) cuma empat orang, tadi ada kali 10 lebih petugas yang kerja," kata dia.
2. CFD Palembang beri manfaat positif bagi UMKM

Selain memberi respons baik terhadap kegiatan uji coba CFD kedua, Iksan juga mengapresiasi kerja personel di lapangan. Ia berharap pemerintah kota memaksimalkan kesiapan dan pematangan CFD sebelum resmi dilakukan. Sebab apabila pengaturan rekayasa otptimal berjalan, CFD memiliki manfaat positif bagi publik.
"Selain menghidupkan suasana olahraga dan membangun semangat warga untuk sehat menikmati suasana pagi dengan jalan kaki, CFD juga bisa memberi ruang ekonomi kreatif di Palembang. Soalnya, beberapa UMKM juga merasakan manfaat dari CFD ini. Poinnya kolaborasi, ketertiban dan konsisten menjaga keamanan juga kenyamanan," jelasnya.
3. Aktivitas CFD Palembang mulai ramai pukul 06.00 WIB

Berdasarkan rute pelaksanaan CFD, kegiatan ini tak hanya di Jembatan Ampera. CFD berlangsung di Jenderal Sudirman (Simpang Cinde), Jembatan Ampera (Bundaran Air Mancur), sampai Simpang Flyover Jakabaring.
Hasil pantauan, CFD berlangsung sejak pukul 05.30 WIB dan berbagai aktivitas olahraga seperti jalan santai, berlari hingga bersepeda terpantau ramai oleh masyarakat mulai jam 06.00 WIB.
Kegiatan CFD ini berjalan di rute yang dimulai dari Jalan Jenderal Sudirman, kemudian sekitar Pulau Taman depan Pasar Cinde, Tugu Air Mancur Palembang Darussalam atau Bundaran Air Mancur Masjid Agung, Jembatan Ampera, Jalan Mayjen Ryacudu, hingga Simpang 4 Flyover Jakabaring atau Masjid Al-Fathul Akbar.

















