Pulang dalam Kondisi Hilang Ingatan, Motor Remaja di Palembang Raib

Remaja 17 tahun, Fadhil Wafri Meidian, pulang dalam kondisi hilang ingatan setelah pergi menggunakan Honda Vario di Palembang; motornya dilaporkan raib.
Menurut ibunya, Fadhil bertemu orang tak dikenal yang meminta tumpangan, lalu mengambil alih kemudi dan mengajaknya berkeliling sebelum korban ditinggalkan di lokasi.
Ibu korban melaporkan dugaan penggelapan dengan kerugian sekitar Rp18 juta ke Polrestabes Palembang; Satreskrim masih menyelidiki dan mencari identitas terlapor.
Palembang, IDN Times - Seorang remaja berinisial Fadhil Wafri Meidian (17) di Palembang pulang ke rumah dalam kondisi hilang ingatan. Tak hanya itu, sepeda motor Honda Vario yang sebelumnya dibawanya juga raib. Peristiwa tersebut kini dilaporkan ke Polrestabes Palembang.
Ibu korban, Ari Shandy (42), mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk melaporkan dugaan penggelapan sepeda motor milik anaknya. Ari yang merupakan warga Lorong Merdeka, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang, berharap pelaku dapat segera ditemukan.
1. Korban awalnya janjian sama rekannya

Ilustrasi pencurian motor (IDN Times/Mardya Shakti) Menurut Ari, peristiwa itu terjadi pada Kamis, 22 Oktober 2026, sekitar pukul 07.10 WIB di Jalan Kranga Wirasantika, tepatnya di sebelah MTs Nurul Falaq, Kecamatan IB II Palembang.
"Awalnya anak saya ini janjian dengan temannya, akan tetapi setelah di lokasi didapatkan temannya telah pergi duluan dengan berjalan kaki," ujarnya.
2. Korban lupa ingatan saat pulang ke rumah

ilustrasi pencurian motor (freepik.com) Setelah mengetahui temannya sudah pergi lebih dahulu, Fadhil kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BG 2742 ACV. Dalam perjalanan, Fadhil bertemu dengan seseorang yang identitasnya belum diketahui. Orang tersebut kemudian meminta tumpangan hingga akhirnya mereka melanjutkan perjalanan bersama.
Ari menjelaskan, pada awalnya Fadhil masih mengendarai sepeda motor tersebut, sedangkan orang yang ditemuinya duduk di bangku penumpang. Namun, posisi keduanya berubah sebelum tiba di lokasi kejadian.
"Awalnya anak saya pengendarai motor, tapi di tengah perjalanan pelaku ini membawanya dan diajak berkeliling hingga sampai di TKP," akunya.
Setibanya di lokasi, Fadhil dititipkan di depan rumah seseorang yang mengenalnya. Orang tersebut kemudian membawa Fadhil pulang ke rumah. Namun, sepeda motor yang sebelumnya dibawa korban sudah tidak ada.
Akibat kejadian itu, Ari memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai Rp18 juta. Ia pun memutuskan untuk melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian agar kasusnya dapat ditindaklanjuti.
"Atas peristiwa itulah saya membuat laporan polisi dengan harapan pelakunya dapat tertangkap," ungkapnya.
3. Laporan korban sedang didalami polisi

ilustrasi pencurian motor (freepik.com) Sementara itu, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Andi Ardiyansyah, membenarkan adanya laporan dugaan penggelapan sepeda motor tersebut. Ia mengatakan, laporan telah diterima petugas SPKT Polrestabes Palembang. Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polrestabes Palembang untuk mengungkap identitas terlapor.
"Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polrestabes Palembang. Polisi berupaya mengungkap identitas terlapor yang hingga kini masih dalam pencarian," jelasnya.



















