Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pertamina Tambah SPBU Layanan Biosolar Malam di Palembang

Kota Palembang
Pertamina Tambah SPBU Layanan Biosolar Malam di Palembang
Pengisian BBM di SPBU Veteran Palembang pasca kenaikan BBM Non-Subsidi yang berlaku pukul 00.00 WIB, Sabtu (18/4/2026) (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya Sih
  • Pertamina menambah layanan Biosolar di Palembang untuk mengurangi antrean kendaraan di SPBU.

  • Sebanyak 13 SPBU beroperasi 24 jam dan 8 SPBU melayani pukul 21.00–05.00 WIB untuk melayani angkutan barang pada malam hari.

  • Program Subsidi Tepat berbasis QR Code terus diterapkan agar penyaluran Biosolar bersubsidi tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Pertamina Patra Niaga memperkuat layanan penyaluran Biosolar bersubsidi di Palembang dengan menambah jam operasional di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah ini dilakukan setelah Pertamina bersama Pemprov Sumsel dan BPH Migas melakukan pertemuan membahas persoalan antrean BBM bersubsidi di Palembang.

"Layanan ini merupakan hasil koordinasi dan sinergi bersama Pemprov Sumatra Selatan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan Biosolar bersubsidi kepada masyarakat," ungkap Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Alexander Susilo, Jumat (24/7/2026).

1. Jam SPBU diperpanjang

Pengisian BBM di SPBU Veteran Palembang pasca kenaikan BBM Non-Subsidi yang berlaku pukul 00.00 WIB, Sabtu (18/4/2026) (IDN Times/Rangga Erfizal)
Pengisian BBM di SPBU Veteran Palembang pasca kenaikan BBM Non-Subsidi yang berlaku pukul 00.00 WIB, Sabtu (18/4/2026) (IDN Times/Rangga Erfizal)

Alexander menjelaskan, saat ini ada 13 SPBU di Palembang yang melayani penyaluran Biosolar selama 24 jam. Selain itu, delapan SPBU lainnya membuka layanan pengisian Biosolar pada malam hingga dini hari, yakni pukul 21.00-05.00 WIB.

"Kami juga terus memastikan pasokan BBM dalam kondisi aman sehingga pelayanan di seluruh SPBU dapat berjalan optimal," ujarnya.

2. Pertamina lakukan pengawasan penyaluran Biosolar

Potret kondisi saat antrean mengular di sejumlah SPBU di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
Potret kondisi saat antrean mengular di sejumlah SPBU di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Senada, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, meninjau langsung pelaksanaan layanan di SPBU Noerdin Pandji dan SPBU Kebun Bunga (Simpang Bandara), Palembang. Dalam kunjungan itu, ia melihat proses penyaluran Biosolar bersubsidi sekaligus berdialog dengan sejumlah sopir truk yang sedang mengisi BBM.

Menurut Mars Ega, pemantauan langsung dilakukan untuk memastikan pelayanan di SPBU berjalan sesuai standar sekaligus menyerap masukan dari masyarakat pengguna Biosolar bersubsidi.

"Kami ingin memastikan masyarakat yang berhak mendapatkan biosolar bersubsidi memperoleh pelayanan yang nyaman. Karena itu, kami hadir langsung di lapangan untuk melihat pelayanan, mendengar masukan konsumen, sekaligus memastikan Program Subsidi Tepat berjalan lancar," bebernya.

3. Sebanyak 15,9 juta kendaraan terdaftar sebagai penerima subsidi

Potret kondisi saat antrean mengular di sejumlah SPBU di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)
Potret kondisi saat antrean mengular di sejumlah SPBU di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Secara nasional, hingga 22 Juli 2026 tercatat lebih dari 3,9 juta kendaraan pengguna Biosolar bersubsidi telah terdaftar dalam Program Subsidi Tepat. Sementara jumlah kendaraan yang terdaftar sebagai pengguna Pertalite telah mencapai lebih dari 12 juta unit.

Pertamina berharap penguatan layanan di SPBU, didukung implementasi Program Subsidi Tepat, dapat membuat distribusi BBM bersubsidi semakin tertib serta mempermudah masyarakat yang berhak memperoleh akses terhadap energi bersubsidi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More