Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bupati OKU Selatan Imbau Warga Waspada Sebaran Abu Vulkanik

Kab. Ogan Komering Ulu Selatan
Bupati OKU Selatan Imbau Warga Waspada Sebaran Abu Vulkanik
Bupati OKU Selatan Abusama (Dok: Pemkab OKUS)
  • Bupati OKU Selatan Abusama mengimbau warga tetap tenang dan waspada terhadap debu vulkanik yang diduga berasal dari erupsi Gunung Krakatau dan terbawa angin ke Sumsel.
  • Warga diminta memakai masker saat beraktivitas di luar, mengurangi kegiatan luar ruangan ketika debu pekat, serta menutup pintu dan jendela untuk membatasi paparan.
  • Pemerintah terus memantau kondisi lapangan; sebaran abu sempat terpantau di OKU Selatan dan sejumlah wilayah Sumsel Barat-Selatan, termasuk melalui paper test di Bandara Atung Bungsu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

OKU Selatan, IDN Times - Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Abusama, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul laporan abu vulkanik yang ditemukan di sejumlah wilayah. Abu tersebut diduga berasal dari aktivitas erupsi Gunung Krakatau di Selat Sunda yang terbawa angin hingga ke sebagian wilayah Sumsel, Minggu (6/9/2026).

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan menjaga kesehatan. Apabila terdapat debu di lingkungan sekitar, gunakan masker, khususnya saat beraktivitas di luar rumah," ungkap Abusamah, Senin (7/9/2026).

  1. 1. Imbau masyarakat gunakan masker saat di luar rumah

    Bupati OKU Selatan Abusama dalam dokumentasi resmi yang disediakan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.
    Bupati OKU Selatan Abusama (Dok: Pemkab OKUS)

    Abusamah mengungkapkan, masyarakat yang mendapati kondisi udara berdebu diminta menggunakan masker, terutama ketika beraktivitas di luar rumah. Warga juga dianjurkan mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila kondisi debu cukup pekat.

    "Mari kita bersama-sama mengikuti informasi dan imbauan resmi dari pemerintah serta instansi terkait," jelasnya.

  2. 2. Pantau kondisi abu di OKU Selatan

    Erupsi Gunung Anak Krakatau dengan kolom abu vulkanik membumbung tinggi ke langit pada September 2026.
    Erupsi gunung anak krakatau kembali terjadi. September 2026

    Selain itu, pintu dan jendela rumah disarankan untuk ditutup untuk mengurangi paparan abu yang masuk ke dalam rumah. Pemerintah OKU Selatan melalui instansi terkait juga terus memantau perkembangan kondisi di lapangan.

    "Apabila kondisi debu semakin pekat atau mulai mengganggu kesehatan maupun aktivitas sehari-hari, masyarakat diimbau untuk segera melapor," jelasnya.

  3. 3. Sumsel bagian Barat dan Selatan terdampak abu vulkanik

    Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto
    Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto (Dok: BMKG)

    Diberitakan sebelumnya, Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto, mengungkap potensi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sempat terpantau menuju wilayah Sumsel Barat-Selatan. Mulai dari OKU Selatan, sebagian OKU, sebagian Lahat, Muara Enim, Pagar Alam, dan Lubuk Linggau, Minggu (6/9/2026).

    "Artinya, sempat terpantau debu vulkanik secara visual menggunakan paper test di Bandara Atung Bungsu," ungkap, Siswanto.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More