Padang, IDN Times - Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati, menegaskan bahwa sampai saat ini pihaknya belum memastikan adanya afiliasi antara R, pelaku peledakan di MAN 3 Padang, dengan gerakan radikal yang menjurus terhadap terorisme.
"Ini perlu kami tegaskan juga bahwa tidak ada hubungannya dengan gerakan terorisme dan ini murni karena dia mengalami tindakan bullying dari temannya," katanya.
Anak sulung dari dua bersaudara itu, menurutnya, juga menjadi korban dalam tindakan perundungan yang dilakukan oleh teman sekelasnya di MAN 3 Padang. Perlakuan perundungan tersebut yang menyebabkan R nekat merakit bom dan meledakkannya di dalam kelas.
