Sebaran asap di Sumsel, 5 September 2026 berdasarkan citra satelit NASA. (Dok. Manggala Agni)
Citra satelit NASA pada 5 September 2026 juga memperlihatkan sebaran kabut asap yang membentuk pita memanjang dari Musi Banyuasin hingga Ogan Komering Ilir dan melintasi Kota Palembang. Wilayah yang meliputi Muara Medak dan Sinar Harapan (Musi Banyuasin), Tanah Pilih dan Mukut (Banyuasin), hingga Muara Padang, Sungai Pasir, Kecamatan Cengal, Penanggoan Duren, Jeramba Rengas, dan Lebung Itam di Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Pada periode yang sama, arah angin dominan bertiup dari tenggara menuju barat laut. Jalur pergerakan massa udara tersebut berimpitan dengan koridor sebaran asap yang melintasi Palembang, sementara BMKG mencatat konsentrasi PM2.5 mencapai kategori berbahaya pada dini hari.
Jalur tersebut melintasi Palembang sehingga asap diduga terbawa dari kawasan karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir, terutama wilayah Tanjung Lubuk dan Kecamatan Cengal yang telah mengalami kebakaran selama sekitar dua pekan.
Analisis spasial dari peta SiPongi memperlihatkan sebaran hotspot lebih banyak terkonsentrasi di wilayah timur Sumatra Selatan dibandingkan dengan Kota Palembang. Titik panas tampak tersebar di kawasan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, dan Ogan Ilir.