Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Korban Bom Molotov di Palembang Klaim Tak Punya Masalah Pribadi

Korban Bom Molotov di Palembang Klaim Tak Punya Masalah Pribadi
Olah TKP kepolisian di lokasi teror Bom Molotov di Palembang (Dok: Polda Sumsel)
Intinya Sih
  • Rumah Indra di Palembang dua kali jadi sasaran bom molotov pada 1 Januari dan 23 Maret 2026, dengan pola serangan serupa terekam CCTV.
  • Indra mengaku tidak memiliki masalah pribadi maupun mengenal pelaku, namun mengalami kerugian akibat kerusakan rumah dan kendaraan keluarganya.
  • Polda Sumsel masih menyelidiki identitas serta motif pelaku teror yang belum tertangkap hingga kini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Aksi teror bom molotov yang menyasar rumah warga Demang Lebar Daun, Palembang, bernama Indra (38), belum terungkap. Teror tersebut sudah menyasar kediamannya sebanyak dua kali setelah berulang pada 1 Januari dan 23 Maret 2026.

Indra mengaku, kejadian penyerangan di rumahnya memiliki pola yang serupa, yakni pelaku melemparkan bom molotov ke arah rumahnya. Hingga kini, pelaku yang terekam CCTV belum berhasil ditangkap, sehingga menimbulkan trauma bagi keluarganya.

"Sudah dua kali kejadian, pertama saat Tahun Baru dan terakhir Senin, 23 Maret 2026," ungkap Indra, Jumat (27/3/2026).

1. Korban akui tak miliki masalah pribadi

Olah TKP kepolisian di lokasi teror Bom Molotov di Palembang (Dok: Polda Sumsel)
Olah TKP kepolisian di lokasi teror Bom Molotov di Palembang (Dok: Polda Sumsel)

Menurut Indra, dari rekaman CCTV terlihat ada dua orang pelaku yang beraksi melakukan teror di kediamannya. Dirinya mengaku tak mengenal siapa pelaku dan apa motif dirinya melakukan penyerangan.

"Kami tidak tahu apa motifnya, karena merasa tidak memiliki masalah dengan siapa pun," jelas dia.

2. Alami kerugian materil dari pelemparan molotov

Rekaman CCTV di rumah warga terkait pelemparan bom molotov
Rekaman CCTV di rumah warga terkait pelemparan bom molotov (Dok: Warga)

Indra menyebut belum mengetahui apakah penyerangan tersebut ditujukan kepada keluarganya atau penghuni kontrakan setempat. Pasalnya, sebagai pemilik rumah, dirinya menyewakan sebagian kepada orang lain.

Namun, akibat kejadian ini dirinya mengalami kerugian materiil berupa kerusakan pada bagian rumah akibat terbakar. Lalu insiden bom molotov ini juga merusak kendaraan pribadi milik keluarganya yang terparkir di teras rumah.

"Kalau yang pertama tidak mengenai apa-apa karena tidak ada kendaraan. Tapi yang kedua, api sempat mengenai bumper mobil kakak saya yang datang dari Jambi. Beruntung saat itu rumah sedang ramai, sehingga api cepat dipadamkan," jelasnya.

3. Polisi masih dalami motif pelemparan molotov

Rekaman CCTV di rumah warga terkait pelemparan bom molotov (Dok: Warga)
Rekaman CCTV di rumah warga terkait pelemparan bom molotov (Dok: Warga)

Sementara itu, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumsel, Kompol I Putu Suryawan, mengatakan, hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan motif para pelaku teror tersebut.

"Hingga saat ini kasusnya masih dalam tahap lidik untuk memburu pelaku teror," jelasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More