Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Kita Sering Menunda Pekerjaan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kita Sering Menunda Pekerjaan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
ilustrasi menunda pekerjaan (pexels.com/RDNE Stock projeck)
Intinya Sih
  • Kebiasaan menunda pekerjaan sering dialami banyak orang dan bukan sekadar soal malas, melainkan cara otak merespons tekanan serta kenyamanan.
  • Strategi efektif untuk mengatasinya termasuk memulai dari tugas kecil, menggunakan teknik waktu fokus singkat, dan menentukan prioritas kerja yang jelas.
  • Mengurangi distraksi, menetapkan target realistis, serta membangun rutinitas konsisten membantu menjaga produktivitas dan mengurangi kecenderungan menunda pekerjaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Kebiasaan menunda pekerjaan masih sering dialami banyak orang, baik pelajar, pekerja, hingga mahasiswa. Tugas yang sebenarnya bisa diselesaikan lebih awal justru kerap ditunda hingga mendekati tenggat waktu.

Fenomena ini bukan sekadar soal malas, tetapi berkaitan dengan cara otak merespons tekanan dan kenyamanan. Lalu, kenapa seseorang cenderung menunda pekerjaan? Berikut IDN Times merangkum cara mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan!

1. Mulai dari tugas kecil

ilustrasi menunda pekerjaan (pexels.com/Nataliya vaitkevich)
ilustrasi menunda pekerjaan (pexels.com/Nataliya vaitkevich)

Meski terlihat sepele, kebiasaan ini bisa berdampak pada produktivitas dan kualitas hasil kerja. Memulai pekerjaan dari hal sederhana bisa membantu mengurangi rasa berat. Setelah mulai, biasanya pekerjaan akan terasa lebih ringan untuk dilanjutkan.

2. Gunakan teknik waktu

ilustrasi sedang berdiskusi mengenai pekerjaan
ilustrasi sedang berdiskusi mengenai pekerjaan (pexels.com/Monstera Production)

Atur waktu kerja dalam durasi tertentu, seperti 25–30 menit fokus, lalu istirahat 5 menit. Teknik ini membantu menjaga konsentrasi sekaligus mencegah kelelahan. Setelah beberapa siklus, ambil istirahat lebih panjang agar energi tetap stabil.

3. Tentukan prioritas yang jelas

ilustrasi menunda pekerjaan (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi menunda pekerjaan (pexels.com/cottonbro studio)

Buat daftar tugas harian dan urutkan berdasarkan tingkat kepentingan. Fokus pada tugas yang paling penting terlebih dahulu. Cara ini membantu menghindari kebingungan yang sering menjadi pemicu penundaan.

4. Kurangi distraksi dari lingkungan

ilustrasi memanfaatkan sticky notes untuk memudahkan pekerjaan
ilustrasi memanfaatkan sticky notes untuk memudahkan pekerjaan (pexels.com/Bruno Bueno)

Lingkungan yang penuh gangguan membuat fokus mudah hilang. Matikan notifikasi ponsel, jauhkan media sosial, atau cari tempat yang lebih tenang. Semakin sedikit distraksi, semakin mudah untuk memulai dan menyelesaikan pekerjaan.

5. Tetapkan target yang realistis

marga-santoso-55djyHznegU-unsplash.jpg
Tanda Harus Ganti Pekerjaan (Dok. unsplash.com/Marga Santoso)

Target yang terlalu tinggi justru membuat seseorang enggan memulai karena merasa tidak mampu mencapainya. Buat target yang masuk akal dan bisa diselesaikan dalam waktu tertentu. Dengan begitu, kamu bisa merasakan progres secara bertahap.

6. Bangun rutinitas yang konsisten

ilustrasi fokus pada pekerjaan saat ini
ilustrasi fokus pada pekerjaan saat ini (pexels.com/cottonbro studio)

Kebiasaan terbentuk dari pengulangan. Jika kamu terbiasa mengerjakan tugas di waktu yang sama setiap hari, tubuh dan pikiran akan lebih mudah beradaptasi sehingga kecenderungan menunda bisa berkurang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More