Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Orang Suka Begadang? Ini Dampak dan Cara Menguranginya!

Kenapa Orang Suka Begadang? Ini Dampak dan Cara Menguranginya!
ilustrasi Begadang (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Begadang masih jadi kebiasaan umum di kalangan anak muda, dipicu oleh pekerjaan, hiburan malam, dan penggunaan gadget berlebihan.
  • Kebiasaan begadang berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental karena mengganggu produksi hormon tidur serta pola istirahat alami tubuh.
  • Mengurangi begadang bisa dilakukan dengan membatasi gadget sebelum tidur, menghindari kafein malam hari, dan menjaga rutinitas tidur yang konsisten.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Begadang merupakan suatu kebiasaan buruk yang dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental seseorang. Kebiasaan ini masih sering dilakukan banyak orang, terutama anak muda.

Mulai dari alasan pekerjaan, bermain gadget, hingga sekadar menonton hiburan. Waktu tidur yang seharusnya digunakan untuk beristirahat justru dikorbankan tanpa disadari. Berikut IDN Times merangkum penyebab orang suka begadang dan dampak buruknya.

1. Apa yang membuat orang suka begadang

ilustrasi seseorang sedang begadang
ilustrasi seseorang sedang begadang (pexels.com/Cottonbro Studio)

Salah satu penyebabnya adalah penggunaan gadget di malam hari. Paparan cahaya dari layar ponsel atau laptop dapat mengganggu produksi hormon tidur, sehingga membuat seseorang sulit merasa mengantuk.

Selain itu, tuntutan pekerjaan dan gaya hidup juga berperan. Banyak orang memanfaatkan waktu malam untuk menyelesaikan pekerjaan atau mencari waktu "tenang" setelah beraktivitas seharian. Kebiasaan ini lama-kelamaan menjadi pola yang sulit diubah.

2. Dampak begadang bagi kesehatan

ilustrasi seseorang begadang
ilustrasi seseorang begadang (pexels.com/cottonbro studio)

Salah satu penyebabnya adalah penggunaan gadget di malam hari. Paparan cahaya dari layar ponsel atau laptop dapat mengganggu produksi hormon tidur, sehingga membuat seseorang sulit merasa mengantuk.

Selain itu, tuntutan pekerjaan dan gaya hidup juga berperan. Banyak orang memanfaatkan waktu malam untuk menyelesaikan pekerjaan atau mencari waktu “tenang” setelah beraktivitas seharian. Kebiasaan ini lama-kelamaan menjadi pola yang sulit diubah.

3. Batasi penggunaan gadget dan buat jadwal tidur

ilustrasi pria begadang
ilustrasi pria begadang (unsplash.com/Agustin Perondi)

Cahaya dari ponsel atau laptop bisa menekan hormon melatonin yang mengatur rasa kantuk. Idealnya, hentikan penggunaan gadget minimal 30–60 menit sebelum tidur.

Kalau terbiasa tidur pukul 01.00 WIB, jangan langsung ubah ke pukul 22.00 WIB. Coba majukan 15–30 menit setiap beberapa hari. Cara ini membantu tubuh beradaptasi tanpa kaget.

4. Hindari konsumsi kafein

ilustrasi begadang main HP
ilustrasi begadang main HP (pexels.com/cottonbro studio)

Kopi, teh, atau minuman energi bisa membuat tubuh tetap terjaga. Sebaiknya hindari konsumsi kafein setidaknya 4–6 jam sebelum waktu tidur.

5. Buat rutinitas sebelum tidur dan atur jadwal bangun

ilustrasi begadang
ilustrasi begadang (freepik.com/freepik)

Biasakan melakukan aktivitas yang menenangkan seperti membaca buku, mendengarkan musik santai, atau mandi air hangat. Ini memberi sinyal kepada tubuh bahwa waktu istirahat sudah dekat.

Bangun di jam yang sama setiap hari, bahkan saat akhir pekan. Ini penting untuk membentuk “jam biologis” tubuh agar pola tidur lebih teratur.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More