Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hikmah 14 Pekerja Migran Ilegal di Kamboja, Herman Deru: Jadi Pelajaran

Hikmah 14 Pekerja Migran Ilegal di Kamboja, Herman Deru: Jadi Pelajaran
Pemulangan 14 pekerja migran ilegal di Kamboja oleh Pemprov Sumsel (Dok: Pemprov Sumsel)
Intinya Sih
  • Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan kasus 14 pekerja migran asal Palembang yang tertipu kerja di Kamboja harus jadi pelajaran agar masyarakat lebih berhati-hati memilih pekerjaan luar negeri.
  • Para pekerja dijanjikan bekerja di restoran, namun malah dipaksa menjadi agen judi dan penipuan online hingga akhirnya harus dijemput dan dipulangkan ke Indonesia.
  • Herman Deru menyerahkan 14 pekerja migran yang berhasil dipulangkan kepada keluarga mereka, berharap kejadian nonprosedural seperti ini tidak terulang lagi bagi warga Sumsel.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Gubernur Sumsel Herman Deru meminta kejadian yang menimpa 14 Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural alias ilegal, menjadi pelajaran bagi masyarakat. Pasalnya, tergiur bekerja di luar negeri dengan iming-iming gaji besar justru menjadi petaka bagi para pekerja.

"Kita harus memetik pelajaran dari kejadian ini. Saya sangat menghargai niat kalian untuk menjadi pahlawan nafkah bagi keluarga, namun sebenarnya kita bisa berkarya di daerah sendiri," ungkap Herman Deru, Senin (30/3/2026).

1. Para pekerja diharap manfaatkan peluang di dalam negeri

Pemulangan 14 pekerja migran ilegal di Kamboja oleh Pemprov Sumsel
Pemulangan 14 pekerja migran ilegal di Kamboja oleh Pemprov Sumsel (Dok: Pemprov Sumsel)

Deru menjelaskan, ke-14 pekerja tersebut harus dijemput ke Kamboja lantaran terlantar akibat menjadi korban penipuan. Mereka yang dijanjikan bekerja di restoran justru dipekerjakan sebagai agen judi dan penipuan online.

"Istilah "menganggur" itu muncul kalau kita tidak mau memanfaatkan peluang yang ada," ungkap dia.

2. Berharap tak ada lagi kejadian nonprosedural menimpa PMI asal sumsel

Pemulangan 14 pekerja migran ilegal di Kamboja oleh Pemprov Sumsel
Pemulangan 14 pekerja migran ilegal di Kamboja oleh Pemprov Sumsel (Dok: Pemprov Sumsel)

Para pekerja migran asal Palembang tersebut hari ini diserahkan Herman Deru kepada pihak keluarga. Dirinya berharap kejadian serupa menjadi yang terakhir menimpa warga Palembang.

"Tawaran kerja di Kamboja itu biasanya hanya di restoran atau sektor yang tidak pasti. Prinsipnya, lebih baik lemak kecik tapi pasti (untung kecil tapi tetap) daripada mengambil risiko besar yang belum tentu hasilnya. Jangan sampai kalian menjadi korban lagi," jelasnya.

3. Rincian pekerja migran yang dipulangkan ke Palembang

Pemulangan 14 pekerja migran ilegal di Kamboja oleh Pemprov Sumsel (Dok: Pemprov Sumsel)
Pemulangan 14 pekerja migran ilegal di Kamboja oleh Pemprov Sumsel (Dok: Pemprov Sumsel)

Sebelumnya, ada total 15 warga Palembang yang diduga menjadi korban penipuan kerja di Kamboja. Namun, satu orang lebih dulu pulang secara mandiri atas bantuan keluarga.

Sebanyak 14 warga Palembang berhasil dipulangkan dari Kamboja. Lima di antaranya merupakan warga 7 Ulu, yakni Ahmad Saputra, Alvin Alvata, M. Amar, M. Rezah, dan Muhammad Hoiril Afif.

Selanjutnya, dua warga berasal dari 3 Ulu, yaitu M. Sandiansyah dan M. Alim. Kemudian ada Aldiansyah dari 5 Ulu, M. Ulix yang berdomisili di 11 Ulu (Jalan Tembok Baru), serta M. Alibaba dari 16 Ulu.

Selain itu, terdapat Aldi Kurnia yang tinggal di Jalan Kapten Robin, Fikry Halikal dari 3 Ilir, Varel Vahrezi dari 32 Ilir, serta Ryansyah yang juga warga Palembang, namun alamat lengkapnya tidak dirinci.

Share
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More