Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jembatan Musi V Lolos ULF, Siap Dilintasi Pemudik Lewat Tol Paltung
Proses ULF Jembatan Musi V. (Dok. Hutama Karya)
  • Hutama Karya memastikan jika Jembatan Musi V sudah memenuhi standar teknis dan keselamatan

  • Berdasarkan data lapangan, sejauh ini terlihat kinerja jembatan cukup baik

  • Diharapkan jembatan bisa mencapai umur service minimal 75 tahun

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times -‎ Hutama Karya memastikan Jembatan Musi V telah memenuhi standar teknis dan keselamatan setelah melaksanakan Uji Laik Fungsi (ULF) Jembatan Musi V pada 4 dan 5 Maret 2026.

Nantinya jembatan yang menjadi ikon baru Kota Palembang ini akan mendukung kelancaran lalu lintas bagi para pemudik yang akan melintasi ruas Tol Palembang-Betung (Paltung) yang dibuka fungsional pada Selasa (10/3/2026).

Secara spesifik, jembatan ini merupakan komponen dari ruas-ruas Tol Kapal Betung (Kayuagung–Palembang–Betung) sepanjang 2.069 kilometer, yang menghubungkan Pulau Sumatra dari Lampung hingga Aceh. Lokasinya yang strategis berada tepat di atas aliran Sungai Musi, menjadikannya penghubung penting di wilayah tersebut.

1. Hutama Karya memastikan Jembatan Musi V memenuhi standar teknis dan keselamatan

Proses ULF Jembatan Musi V. (Dok. Hutama Karya)

ULF ini meliputi sederet pemeriksaan seperti visual kondisi jembatan, kelengkapan dokumen, uji beban dinamis, hingga uji beban statis. Melalui rangkaian pengujian tersebut, tim teknis dapat memastikan struktur jembatan mampu menahan beban lalu lintas sesuai standar keselamatan yang berlaku.

Setelah melakukan serangkaian pengujian tersebut, Hutama Karya memastikan bahwa Jembatan Musi V sudah memenuhi standar teknis dan keselamatan bagi para pengendara sehingga aman dilalui saat pembukaan fungsional ruas Tol Paltung.

2. Berdasarkan data lapangan, sejauh ini terlihat kinerja jembatan cukup baik

Proses ULF Jembatan Musi V. (Dok. Hutama Karya)

Anggota Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan, Prof. Iswandi Imran, menyampaikan bahwa dari data-data yang sempat disajikan terkait hasil pengukuran di hari pertama, sejauh ini terlihat kinerja jembatan cukup baik. Jembatan sepanjang 1,7 km ini telah diuji untuk memastikan keamanan teknis, termasuk nilai defleksi atau lendutan.

"Besaran defleksi yang terjadi masih dalam batas nilai yang wajar. Kemudian, nilai indikator kesehatan jembatan juga relatif aman. Bisa dikatakan untuk saat ini Jembatan Musi V dalam kondisi baik," ujarnya.

3. Diharapkan jembatan bisa mencapai umur service minimal 75 tahun

Proses ULF Jembatan Musi V. (Dok. Hutama Karya)

Setelah pembangunan Jembatan Musi V selesai dilakukan, dia mengimbau untuk merawatnya dengan baik sehingga umurnya panjang.

"Harapannya tentu saja jembatan kita ini bisa mencapai umur service yang diharapkan minimal 75 tahun. Kita secara konsisten merawat jembatan ini dengan baik tentunya diharapkan lebih lama lagi,” jelas Iswandi.

Editorial Team