Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harga Emas Perhiasan Palembang terus Meroket, Picu Inflasi Kian Ganas?

Harga Emas Perhiasan Palembang terus Meroket, Picu Inflasi Kian Ganas?
Toko emas perhiasan Anda Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Intinya Sih
  • Harga emas Palembang sentuh Rp8,5-8,7 juta per suku atau 6,7 gram
  • Emas menjadi komoditas penyumbang inflasi tertinggi di Palembang
  • Kenaikan harga emas dipengaruhi kondisi ekonomi global dan berdampak terhadap ketegangan geopolitik dunia
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Palembang, IDN Times - Harga emas perhiasan di Palembang makin tinggi meski kenaikan bergerak tipis. Kondisi tersebut memengaruhi kondisi inflasi atau kenaikan harga komoditi suatu wilayah.

Korelasi inflasi dan harga emas ini pun mendorong ekonomi kian mengganas. Berdasarkan pantauan IDN Times, harga emas Palembang sentuh angka Rp8,5 juta-Rp8,7 juta per suku atau 6,7 gram.

1. Emas jadi penyumbang tertinggi inflasi Palembang

Ilustrasi perhiasan gelang emas (unsplash.com/Imam Kurniawan)
Ilustrasi perhiasan gelang emas (unsplash.com/Imam Kurniawan)

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Palembang, Yudhistira Arya Nugraha, emas menjadi komoditas penyumbang inflasi tertinggi. Tercatat sepanjang Januari 2025, inflasi Palembang dipengaruhi kenaikan harga emas dan cabai.

Namun berdasarkan data year on year (yoy) dari Januari 2024, inflasi Palembang Januari 2025 menurun 0,78 persen. Meski inflasi melandai tipis secara tahunan, namun penyumbang mayoritas terus mengalami kenaikan harga.

"Emas masih menjadi penyumbang inflasi mayoritas, karena kenaikan harga sebulan terakhir makin melonjak walau perlahan," kata dia, Kamis (6/2/2025).

2. Kenaikan harga emas dipengaruhi ekonomi global dan kondisi resesi dunia

ilustrasi perhiasan emas (pixabay.com/Pixabay)
ilustrasi perhiasan emas (pixabay.com/Pixabay)

Melansir artikel IDX Channel, kenaikan harga emas sangat dipengaruhi kondisi ekonomi global, termasuk inflasi, ketidakpastian, dan resesi. Namun secara umum, komoditas ini dianggap sebagai aset aman yang dapat mempertahankan nilainya.

Nilai emas yang dinilai bisa mempertahankan aset dan kekayaan membuat permintaan emas tetap stabil bahkan meningkat secara global walaupun pergerakan ekonomi daerah sedang tidak stabil.

3. Kondisi harga emas makin naik bikin masyarakat berbondong menjual

Ilustrasi emas batangan Antam dengan bahan baku dari Freeport Indonesia. (IDN Times/Vadhia Lidyana)
Ilustrasi emas batangan Antam dengan bahan baku dari Freeport Indonesia. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Tren kenaikan harga emas di Palembang berlangsung sejak akhir 2024, nilai inflasi sangat dipengaruhi oleh komoditas emas. Kondisi ini turut berdampak terhadap ketegangan geopolitik dunia.

Pemilik Toko Emas Anda Palembang Ricky mengatakan, harga emas yang kian melejit mendorong aktivitas masyarakat berbondong menjual emas untuk memenuhi kebutuhan maupun bertahan hidup dalam situasi sulit.

"Harga emas update setiap hari, pergerakannya saat ini naik terus. Sekarang sudah lebih dari 8,55 juta emas sesuku dan lebih banyak yang jual dari beli, meski harga jual lebih rendah dari beli," kata Ricky saat dikonfirmasi Rabu (5/2/2025).

4. Kenaikan harga emas sangat memengaruhi inflasi wilayah

Konsumen sedang memilih perhiasan emas di pameran bertajuk ‘’50th Golden Anniversary’’ yang diselenggarakan Toko Emas Bunga Tanjung di Mal Paragon Semarang, 24 Desember–1 Januari 2025. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Konsumen sedang memilih perhiasan emas di pameran bertajuk ‘’50th Golden Anniversary’’ yang diselenggarakan Toko Emas Bunga Tanjung di Mal Paragon Semarang, 24 Desember–1 Januari 2025. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Sepanjang 2024 inflasi di Palembang tercatat sebesar 0,10 persen secara month to month (mtm) dan 3,07 persen secara tahunan. Kenaikan harga emas ini menjadi salah satu faktor utama inflasi.

Pada Januari 2025, harga emas di Palembang kembali mengalami kenaikan. Di Toko Emas Makmur Jaya, harga emas perhiasan dengan kadar 92 persen dibandrol Rp8,45 juta per suku.

Secara umum, harga emas dan inflasi memiliki hubungan erat. Makin tinggi inflasi, masyarakat cenderung beralih investasi emas sebagai aset yang dianggap lebih stabil dan aman. Peningkatan permintaan ini menyebabkan harga emas naik.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Feny Maulia Agustin
Martin Tobing
Feny Maulia Agustin
EditorFeny Maulia Agustin
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More