Harga Beras Melebihi HET, Bulog Bagikan 3 Ribu Ton Beras Thailand

- 300 ribu warga Palembang terima bantuan beras 10 kg dari Pemerintah
- Bantuan pangan disalurkan melalui Perum Bulog Sumsel untuk mengatasi kelangkaan beras
- Total penyaluran bantuan pangan mencapai 5.000 ton, mendorong inflasi menurun dan beban masyarakat lebih ringan
Palembang, IDN Times - Ratusan ribu warga Palembang bakal menerima bantuan pangan program pemerintah pusat berupa beras 10 kilogram. Beras itu akan disalurkan melalui Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) wilayah Sumatra Selatan (Sumsel).
"Sekitar 300 ribu warga Palembang menjadi penerima bantuan pangan masing-masing 10 kilogram beras," ujar Wakil Pemimpin Perum Bulog Wilayah Sumsel dan Babel, Elis Nurhayati, Jumat (16/2/2024).
1. Pedagang tidak ambil langsung lewat produsen

Berdasarkan informasi Dinas Perdagangan Sumatra Selatan (Disdag Sumsel), fenomena beras langka akibat beras premium mengalami keterlambatan panen hingga faktor pedagang atau ritel yang tidak membeli beras dari produsen.
"Karena dari produsen naik maka ritel lebih baik tidak membeli barang, karena mereka harus jual barang sesuai HET, sedangkan HET sudah naik. Daripada mereka rugi lebih baik tidak menjual," ujar Kepala Disdag Sumsel, Henny.
Selain itu kenaikan HET tinggi pada komoditi beras juga karena dampak bencana alam. Yakni turun hujan yang membanjiri sawah. Hal tersebut membuat area penanaman padi tergenang air sehingga padi gagal panen raya.
2. Sumel mendapat jatah 5 ribu ton

Total penyaluran bantuan pangan untuk Sumsel mencapai 5.000 ton lebih, dan Palembang mendapatkan jatah 3000 ton. Penyaluran bantuan dilakukan agar beban masyarakat lebih ringan serta mendorong inflasi menurun.
"Kita masih melaksanakan kegiatan penugasan terkait penyediaan bantuan pangan, saat ini sedang menyalurkan alokasi bulan Februari," kata dia.
Bulog Sumsel saat ini juga sedang menyalurkan beras Stabilitas Pasokan Harga Pasar (SPHP) penugasan Operasi Pasar (OP) dan Gerakan Pangan Murah (GPM) bekerja sama Pemerintah Daerah.
"Kita juga melaksanakan penyaluran ke pedagang pengecer di pasar tradisional maupun juga retail moderen jadi bisa diperoleh beras SPHP, stok SPHP medium masih di atas 5000 ton dan kita juga menerima beras impor dari Thailand," jelasnya.
3. Bulog Sumsel klaim pasokan beras cukup hingga Ramadan

Kepala Bulog Kantor Wilayah Sumsel Babel, Mohammad Alexander menambahkan, ketersediaan beras jelang momen Ramadan tercukupi hingga tiga bulan ke depan dan masyarakat tidak perlu panic buying.
"Insya Allah buat beras bantuan pangan, SPHP, dan persiapan Ramadhan sangat cukup jadi tidak usah panik dan khawatir soal harga juga," timpalnya.












![[BREAKING] Wakil Bupati PALI Ditangkap Penyidik Pidsus Kejati Sumsel](https://image.idntimes.com/post/20250210/1000127120-679b8fb0461ad11c7448d145cee7fdab-3f980f0298d4b94e7066ad042c72dc7c.jpg)



