Harga Pangan Melejit, Wako Palembang Pantau Pasar di 13 Kecamatan

- Harga cabai merah tembus Rp120 ribu per kg, naik dari Rp95 ribu
- Kenaikan harga pangan terjadi sejak Pemilu 2024, di Palembang
- Kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam, daging ayam, dan beras premium
Palembang, IDN Times - Harga pangan di sejumlah pasar tradisional mulai mengalami kenaikan jelang momen Ramadan 2024. Bahkan harga cabai merah melejit hingga Rp120 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya di angka Rp95 ribu per kilogram.
Kenaikan harga pangan dan bahan pokok merangkak naik sejak Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berlangsung. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berupaya menekan kenaikan harga dengan memantau sejumlah pasar tradisional di 13 kecamatan.
"Pantauan rutin setiap pagi kita lakukan untuk memastikan harga dan persediaan sembako aman jelang Ramadan, dan menekan kenaikan harga atau inflasi," ujar Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Palembang, Ratu Dewa, usai memantau Pasar Yada di Kalidoni, Selasa (20/2/2024).
1. Sayur mayur turut mengalami kenaikan harga

Sebelumnya pada Jumat (16/2/2024) lalu, Dewa menerima laporan adanya kenaikan harga sejumlah komoditi hingga 30 persen. Beberapa item yang mengalami lonjakan harga yakni beras, cabai, dan telur ayam.
"Termasuk sayur- mayur dari beberapa komoditas ikut naik," kata dia.
2. Operasi pasar sebagai upaya pemerintah menekan kenaikan harga

Harga beberapa komoditi yang naik signifikan yakni telur ayam ras Rp28 ribu dari sebelumnya Rp25 ribu per kilogram, harga daging ayam ras Rp36 ribu dari Rp30 ribu per kilogram, cabai merah Rp85 ribu dari Rp60 ribuan per kilogram, dan cabai burung Rp95 ribu dari sebelumnya Rp70 ribuan per kilogram.
"Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menekan harga. Seperti operasi pasar murah, salah satunya menjalankan program Gubernur Sumsel dan mendukung gerakan pengendalian inflasi," jelasnya.
3. Harga beras premium di Palembang ikut naik

Selain harga cabai dan ayam ras yang meningkat, harga beras juga ikut melambung. Warga Palembang mengeluh dengan kondisi tersebut. Tak hanya harga naik, stok beras di pasaran juga sudah tidak banyak.
"Beras premium semingguan ini sejak sebelum pemilu agak susah didapat. Kalau pun dapat, harganya sudah naik ternyata," kata Welly, warga Bukit Kecil, Palembang.
4. Stok beras premium di Palembang sering kosong

Ia mengungkapkan, setiap ingin membeli beras premium, toko dan pasar menyebut pasokan beras tersebut sudah kosong. Biasanya Welly membeli beras premium 20 kg.
"Beberapa hari lalu saya mau beli beras merek Belido seberat 20 Kg, namun stok beras tersebut kosong, hanya ada 10 Kg. Saya beli yang 10 kg saja, harganya juga naik cukup jauh. Beras 20 kg saat ini Rp285 ribu dari sebelumnya Rp260 ribu per kg," ungkap dia.












![[BREAKING] Wakil Bupati PALI Ditangkap Penyidik Pidsus Kejati Sumsel](https://image.idntimes.com/post/20250210/1000127120-679b8fb0461ad11c7448d145cee7fdab-3f980f0298d4b94e7066ad042c72dc7c.jpg)



