Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

H-1 Lebaran Idul Fitri, Kendaraan dari Riau Menuju Sumbar Meningkat

H-1 Lebaran Idul Fitri, Kendaraan dari Riau Menuju Sumbar Meningkat
Kasat Lantas Polres 50 Kota menyapa pengendara di Jalan Lintas Sumbar-Riau (Foto: Dok Zarwiko)
Intinya Sih
  • H-1 Lebaran Idul Fitri 2026, arus kendaraan dari Riau menuju Sumatra Barat meningkat dan mulai padat di wilayah Kabupaten 50 Kota.
  • Polres 50 Kota menurunkan tim di titik rawan kemacetan seperti Lembah Harau dan Kelok 9 untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama masa mudik.
  • Kemacetan terjadi akibat volume kendaraan tinggi, jalan sempit, serta aktivitas wisata; pengendara diminta patuh pada arahan petugas agar arus tetap lancar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Padang, IDN Times - H-1 Lebaran Idul Fitri 2026, pemudik yang memasuki daerah Sumatra Barat dari perbatasan Riau sudah mulai meningkat dan mulai memadati jalur yang ada di Kabupaten 50 Kota.

"Sudah mulai ada peningkatan kendaraan yang masuk ke Sumbar sejak kemarin," kata Kasat Lantas Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko, saat dihubungi IDN Times, Jumat (20/3/2026).

Menurutnya, meningkatnya jumlah pengendara yang melalui perbatasan tersebut akan membuat kepadatan terjadi di ruas jalan Sumbar-Riau menjelang Lebaran.

1. Antisipasi kepadatan arus lalin

Kasat Lantas Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko (Foto: Dok Zarwiko)
Kasat Lantas Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko (Foto: Dok Zarwiko)

Zarwiko mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa antisipasi agar kepadatan arus lalu lintas di jalur tersebut tidak mengakibatkan kemacetan yang akan mengganggu kelancaran para pengendara.

"Sebagai bentuk antisipasi, kami menurunkan tim yang berjaga di beberapa titik rawan kemacetan yang ada di perbatasan Sumbar-Riau agar bisa melakukan penguraian dengan cepat," katanya.

Menurutnya, reaksi cepat dari personel yang diturunkan akan mempercepat kelancaran jalur tersebut jika terjadi kepadatan arus lalu lintas nantinya.

"Tim yang ada di lapangan akan bekerja keras untuk memastikan lalu lintas tetap aman dan melakukan tindakan cepat jika terjadi kemacetan nantinya," katanya.

2. Titik rawan kemacetan di 50 Kota

Tim Polres 50 Kota melakukan patroli pengecekan jalur kemacetan di Jalan Lintas Sumbar-Riau
Tim Polres 50 Kota melakukan patroli pengecekan jalur kemacetan di Jalan Lintas Sumbar-Riau (Foto: Dok Zarwiko)

Zarwiko mengatakan, Polres 50 Kota selalu mengantisipasi kemacetan yang terjadi di beberapa ruas jalan, baik menuju Provinsi Riau maupun sebaliknya.

"Beberapa titik seperti kawasan objek wisata Lembah Harau, Kelok 9 hingga beberapa titik lainnya juga sudah kami antisipasi agar tidak ada kemacetan," katanya.

Ia mengungkapkan, selama tidak ada insiden seperti kecelakaan, kepadatan arus lalu lintas di lokasi tersebut akan bisa diatasi dengan cepat dan jalur itu bisa kembali dilalui dengan lancar.

"Kami juga meminta kepada pengendara agar mengikuti instruksi dari tim kami yang ada di lapangan agar tidak terjadi kemacetan saat volume kendaraan meningkat," katanya.

3. Kenapa terjadi kemacetan di perbatasan Sumbar-Riau?

Kasat Lantas Polres 50 Kota menyapa pengendara di Jalan Lintas Sumbar-Riau (Foto: Dok Zarwiko)
Kasat Lantas Polres 50 Kota menyapa pengendara di Jalan Lintas Sumbar-Riau (Foto: Dok Zarwiko)

Zarwiko mengatakan, kemacetan yang sering terjadi di beberapa titik yang menjadi perhatian tersebut karena volume kendaraan yang meningkat. Sementara jalan di lokasi tersebut tidak begitu lebar dan tidak bisa menampung jumlah kendaraan yang melewatinya.

"Selain itu, kemacetan juga bisa terjadi karena kendaraan yang keluar-masuk lokasi wisata. Makanya kami membutuhkan dukungan pengendara dengan mengikuti instruksi tim di lapangan," katanya.

Menurutnya, kemacetan yang biasanya terjadi di beberapa persimpangan tanpa traffic light. Sehingga pengendara yang tidak sabaran akan membuat kondisi semakin sulit.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More