ilustrasi menghitung gaji yang menurun (pexels.com/olia danilevich)
Deru menegaskan pembayaran gaji tidak boleh mengalami keterlambatan maupun pengurangan karena pendapatan tersebut menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan keluarga para pegawai.
Menurutnya, setiap ASN telah memiliki perencanaan keuangan untuk membiayai kebutuhan rumah tangga, pendidikan anak, hingga kebutuhan pangan. Karena itu, pemerintah daerah harus memastikan hak pegawai tetap dibayarkan secara utuh dan tepat waktu.
"Itu jangankan tidak dibayar, dikurangi pun tidak boleh. Mereka sudah punya anggaran keluarga masing-masing, untuk biaya sekolah anak, kebutuhan sehari-hari, hingga pemenuhan gizi keluarga. Ini tidak boleh berubah," ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi pembayaran gaji di Sumsel tetap aman bukan karena kemampuan fiskal daerah yang berlebih, melainkan karena pemerintah daerah sejak awal menempatkan belanja pegawai sebagai prioritas dalam pengelolaan anggaran.
"Bukan aman karena kita punya kemewahan fiskal, tetapi memang sejak awal kita memprioritaskan anggaran untuk itu," ucapnya.