Satlantas Palembang Siagakan Personel Antisipasi Gangguan Kabut Asap

Satlantas Polrestabes Palembang menyiagakan personel 24 jam di ruas lalu lintas padat untuk membantu pengguna jalan dan mencegah gangguan keselamatan akibat kabut asap karhutla.
Personel ditempatkan antara lain di Jalan Bandara, simpang Charitas, dan Bundaran Air Mancur, serta dapat memberi pengawalan atau bantuan antar ke rumah sakit.
Pengendara diminta menyalakan lampu utama saat kabut asap. Satlantas juga menyiapkan kendaraan bantuan dan layanan derek 24 jam bersama Dishub Palembang.
Palembang, IDN Times - Satlantas Polrestabes Palembang menyiagakan personel selama 24 jam di sejumlah ruas jalan Palembang menyusul kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Handyanto Panusunan Hutasoit mengatakan, keberadaan personel tersebut untuk membantu pengguna jalan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keselamatan lalu lintas ketika jarak pandang pengendara terganggu.
"Kami siagakan selama 24 jam personel Satlantas Polrestabes Palembang," ujar Handyanto, Selasa (1/9/2026).
1. Polisi bisa bantu pengawalan masyarakat saat membutuhkan

Kabut asap di kawasan Keramasan, akses menuju Tol Palembang-Indralaya. (IDN Times/Rangga Erfizal) Handyanto menjelaskan, para personel nantinya di tempatkan di sejumlah lokasi yang memiliki aktivitas lalu lintas yang tinggi. Di antaranya, kawasan Jalan Bandara, simpang empat lampu merah Charitas, Bundaran Air Mancur, serta sejumlah ruas jalan lainnya di wilayah Palembang.
"Gunanya untuk membantu masyarakat apabila membutuhkan, seperti pengawalan, ada yang minta diantar ke rumah sakit, atau tujuan tertentu," jelasnya.
2. Imbau kendaraan hidupkan lampu utama

Kondisi kampus Unsri diselimuti kabut asap, mahasiswa diimbau kuliah daring. (Instagram: @unsri.official) Selain penjagaan di lapangan, Handyanto mengingatkan pengendara untuk menyalakan lampu utama kendaraan. Langkah tersebut dinilai penting agar kendaraan lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.
"Untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, kami imbau agar menghidupkan lampu utama, terutama saat kualitas udara terganggu akibat kabut asap," jelasnya.
3. Lakukan kerja sama dengan dishub

Perairan Sungai Musi Palembang saat kabut asap. (IDN Times/Hafidz Trijatnika) Satlantas juga menyiapkan kendaraan operasional berupa satu mobil dan sepeda motor yang dapat digunakan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat selama kondisi kabut asap berlangsung.
Tidak hanya itu, kepolisian turut menyediakan layanan evakuasi bagi kendaraan yang mengalami gangguan di jalan. Satlantas bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang untuk menyiagakan mobil derek selama 24 jam.
"Kalau ada kendaraan roda empat yang mogok atau mengalami kendala lainnya, kita akan langsung evakuasi. Kami sudah bekerja sama dengan Dishub Kota Palembang yang juga standby selama 24 jam," jelas Handyanto.














