Palembang, IDN Times — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mencatat Sumatra bagian selatan menjadi wilayah dengan kualitas udara paling mengkhawatirkan di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hingga 6 September 2026 pukul 14.00 WIB, tiga daerah di Sumatra Selatan masuk kategori sangat tidak sehat berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), dengan parameter kritis didominasi oleh partikulat halus PM2.5.
