Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dishub Palembang Akui Kemacetan Uji Coba CFD karena Kurang Personel
CFD di Kota Palembang (Dok. Kominfo Palembang)

  • Dishub Palembang mengakui uji coba Car Free Day batal karena kekurangan personel di Jembatan Musi IV dan VI saat penutupan Jembatan Ampera.
  • Sebagian besar dari sekitar 100 personel difokuskan di kawasan Sudirman dan Ampera, sementara di Musi VI hanya ada dua regu dengan total 6–10 orang.
  • Pemerintah kota akan evaluasi pelaksanaan CFD, termasuk penambahan personel, pengaturan kantong parkir, serta pencegahan pungutan liar dan kebocoran PKL.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kegiatan uji coba Car Free Day (CFD) di Palembang mengalami kemacetan dan pembatalan peluncuran resmi karena kekurangan personel pengatur lalu lintas di beberapa titik alternatif.
  • Who?
    Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang Agus Supriyanto serta Asisten II Setda sekaligus Plt. Kadispar Isnaini Madani memberikan keterangan mengenai kondisi dan evaluasi kegiatan tersebut.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di kawasan Jembatan Ampera, Jembatan Musi IV dan VI, serta ruas Jalan Sudirman dan Kawasan Cinde, Kota Palembang, Sumatera Selatan.
  • When?
    Uji coba dilakukan menjelang peluncuran CFD yang dijadwalkan pada 18 April 2026, dengan pernyataan disampaikan pada Senin, 13 April 2026.
  • Why?
    Kemacetan terjadi karena jumlah personel Dishub yang bertugas belum mencukupi untuk mengatur arus kendaraan di titik-titik rawan setelah penutupan Jembatan Ampera.
  • How?
    Dari sekitar 100 personel yang dikerahkan, sebagian besar difokuskan di kawasan Sudirman dan Ampera, sementara di Jembatan Musi VI hanya ada dua regu berjumlah enam hingga sepuluh orang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Palembang mau ada hari jalan tanpa mobil, tapi coba-cobanya macet karena orang Dishub-nya kurang. Pak Agus bilang banyak petugas jaga di Sudirman dan Ampera, tapi di Jembatan Musi cuma sedikit. Jadi acaranya ditunda dulu. Nanti katanya mau tambah orang jaga dan atur parkir biar nggak semrawut lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Agus Supriyanto, mengakui uji coba Car Free Day (CFD) pada Minggu, 12 April 2026 lalu menyebabkan kemacetan di beberapa titik. Agus berujar, kemacetan di Jembatan Musi IV dan VI tersebut disebabkan oleh kekurangan personel untuk mengatur lalu lintas.

"Memang di titik tersebut (Jembatan Musi IV dan VI) personel kami masih kurang. Ke depan akan dilakukan penambahan, khususnya di titik-titik rawan kemacetan," ujarnya, Senin (13/4/2026).

1. Titik rawan kemacetan jadi prioritas

Kepala Dinas Perhubungan Palembang, Agus Supriyanto (Dok. Kominfo Palembang)

Agus mengatakan dari total sekitar 100 personel yang dikerahkan, sebagian besar difokuskan di kawasan Sudirman dan Ampera. Sementara di Jembatan Musi VI hanya terdapat dua regu dengan total 6-10 personel.

"Ke depan akan dilakukan penambahan, khususnya di titik-titik rawan kemacetan," kata dia.

2. Janjikan evaluasi dan pembenahan maksimal ke depan

Asisten II Setda Palembang, Isnaini Madani (Dok. Kominfo Palembang)

Sementara, kata Asisten II Setda Kota Palembang Isnaini Madani, secara umum pelaksanaan uji coba CFD di sepanjang Jembatan Ampera, Kawasan Cinde hingga Jalan Sudirman bisa disebut sukses, namun memang masih ada yang harus dievaluasi dan dilakukan pembenahan lebih baik.

"Makanya, dari uji coba ini ke depan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan. Sehingga tidak menimbulkan masalah lainnya," ujar pria yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Pariwisata ini.

3. Akui masalah kantong parkir masih jadi PR pemkot Palembang

CFN di Kota Palembang (Dok. Kominfo Palembang)

Dia menambahkan pekerjaan rumah Pemkot dalam pembenahan pelaksanaan CFD di Palembang adalah pengaturan kantong parkir. Harapannya, agar tidak ada pengambilan retribusi tarif parkir secara ilegal atau penarikan uang pungutan liar.

"Tinggal pengaturan parkir dan jaga agar kehadiran PKL tidak bocor," kata dia.

Editorial Team