Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cerita Pendamping Haji Debarkasi Padang, Kerandoman Jemaah Lansia
Jemaah haji Sumbar turun dari pesawat (Foto: Kemenhaj Sumbar)
  • Asrizal, pendamping haji kloter 11 Sumbar, menceritakan tantangan mendampingi jemaah lansia yang sering bertingkah spontan dan membutuhkan kesabaran ekstra selama ibadah di tanah suci.
  • Pendamping bersama tim kesehatan rutin memantau kondisi fisik jemaah lansia, memastikan mereka tetap sehat dan mampu menjalankan rangkaian ibadah dengan aman serta penuh pengertian.
  • Dari total 389 jemaah kloter 11 Debarkasi Padang, sekitar 204 orang merupakan lansia sehingga pendamping berupaya maksimal menjaga mereka sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Menjadi seorang pendamping jemaah haji bukan sebuah pekerjaan yang mudah untuk dilakukan. Terlebih kebanyakan jemaah haji adalah para lansia membutuhkan bantuan.

Asrizal, pendamping jemaah haji kelompok terbang (kloter) 11 Sumatra Barat menceritakan berbagai hal yang ia alami selama mendampingi ratusan jemaah haji.

"Karena jemaah kita ini kebanyakan lansia, banyak hal yang harus kami bantu agar bisa melakukan kegiatan sehari-hari hingga pelaksanaan ibadah haji," katanya saat diwawancarai IDN Times.

1. Kerandoman jemaah haji lansia

Asrizal dan Emirizaldi saat di debarkasi Padang (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Asrizal mengatakan, hal yang ia temui selama mendampingi para jemaah haji adalah kelakuan random para lansia yang berangkat ke tanah suci.

"Ada juga yang minta pulang saat sampai di Tanah Suci. Kemudian ada juga yang lupa ibadah apa yang akan mereka lakukan selama di Tanah Suci," katanya.

Dengan keadaan tersebut, Asrizal mengatakan, bersama pendamping haji lainnya mendapatkan kesabaran yang luar biasa untuk bisa memberikan pelayanan terbaik.

"Untuk kejadian seperti itu, hal yang kami lakukan adalah dengan mengingatkan kembali para jemaah tentang niat ibadah haji dan membujuk mereka," lanjutnya.

2. Pastikan kesehatan jemaah haji

Jemaah haji Sumbar turun dari pesawat (Foto: Kemenhaj Sumbar)

Selain kerandoman tersebut, para pendamping haji juga harus memastikan tentang kesehatan para jemaah lansia yang membutuhkan perhatian khusus.

"Tim kesehatan melalui dokter juga memberikan kami saran untuk bisa menjaga kesehatan jemaah lansia dan alhamdulillahnya kami bisa menjalani itu semua," katanya.

Menurutnya, setiap jemaah lansia harus dicek kesehatan untuk memastikan mereka bisa melaksanakan ibadah haji atau tidaknya.

"Bagi jemaah lansia yang tidak bisa melakukan ibadah sunah yang dikhawatirkan akan berdampak kepada kesehatan mereka, kami terus memberikan pengertian juga," katanya.

3. 60 persen jemaah lansia

Jemaah haji Sumbar turun dari pesawat (Foto: Kemenhaj Sumbar)

Ketua pendamping kloter 11 debarkasi Padang, Emirizaldi mengatakan jemaah yang tergabung dalam kloter tersebut kebanyakan adalah lansia.

"Untuk jemaah kami di kloter 11 ini 204 merupakan jemaah lansia dan untuk totalnya itu ada sebanyak 389 orang jemaah yang ada di kloter ini," katanya.

Ia mengatakan, pendamping kloter 11 telah melakukan hal yang maksimal untuk menjaga seluruh jemaah haji sejak keberangkatan hingga kepulangan.

Editorial Team

Related Article