Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Urai Kemacetan di Jalintim, Tol Pulau Rimau Akan Dibuka Fungsional

Kab. Banyuasin
Urai Kemacetan di Jalintim, Tol Pulau Rimau Akan Dibuka Fungsional
Kondisi Tol Betung saat dibuka fungsional. (IDN Times/Yuliani)
Intinya Sih
  • Nantinya tol akan dibuka satu arah, mulai dari Simpang Pulau Rimau menuju Karang Anyar

  • Pembukaan ruas tol secara fungsional masih menunggu persetujuan dan keputusan dari pihak yang berwenang

  • Kendaraan sumbu 2-3 atau lebih dapat menggunakan rute alternatif jalinteng untuk menghindari terjadinya penumpukan

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banyuasin, IDN Times –Kemacetan parah di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung yang disebabkan proyek pengecoran badan jalan di KM 17 mulai menemukan titik terang. Ruas Tol Pulau Rimau akam dibuka secara fungsional setelah PT Hutama Karya (HK) bersama sejumlah instansi terkait melakukan peninjauan lapangan.

Peninjauan tersebut sebagai tindak lanjut usulan Bupati Banyuasin Askolani agar jalan tol dapat dibuka fungsional. Hal ini dibuktikan dengan dilakukan monitoring bersama HK, BBPJN, Satlantas Polres, Dinas Perhubungan dan kontraktor beberapa waktu lalu.

1. Ruas tol dibuka secara fungsional dengan sistem satu arah

Kondisi Tol Betung saat dibuka fungsional.
Kondisi Tol Betung saat dibuka fungsional. (IDN Times/Yuliani)

Plt Kepala Dinas Perhubungan Banyuasin, Zakirin, mengatakan apabila pekerjaan pengecoran badan jalan di KM 17 kembali dilakukan, ruas tol akan dibuka secara fungsional dengan sistem satu arah. "Alhamdulillah ada hasil dari surat usulan Bupati tersebut. Nantinya tol akan dibuka satu arah, mulai dari Simpang Pulau Rimau menuju Karang Anyar,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Zakirin menjelaskan, rencana tersebut disampaikan perwakilan Hutama Karya saat rapat dan peninjauan bersama beberapa waktu lalu.

“Insyaallah bisa terlaksana. Harapannya pembukaan tol ini dapat mengurangi kepadatan kendaraan di Jalan Lintas Timur Palembang–Betung," ungkapnya.

2. Selama proses pekerjaan jalan berlangsung, masyarakat harus mematuhi lalu lintas

Arus lalu lintas di KM 17 Jalintim Palembang-Betung yang padat saat perbaikan jalan.
Arus lalu lintas di KM 17 Jalintim Palembang-Betung yang padat saat perbaikan jalan. (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Kasat Lantas Polres Banyuasin, AKP Sayyid Malik Ibrahim membenarkan telah dilakukan rapat koordinasi dan peninjauan bersama seluruh pemangku kepentingan terkait rencana pengoperasian fungsional Tol Pulau Rimau.

"Pembahasan tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung kelancaran arus lalu lintas sehubungan dengan adanya pekerjaan pengecoran badan jalan yang sebelumnya menimbulkan kepadatan kendaraan," ujarnya.

Meski demikian, Sayyid menegaskan pembukaan ruas tol secara fungsional masih menunggu persetujuan dan keputusan dari pihak yang berwenang. Selama proses pekerjaan jalan berlangsung, masyarakat diminta mematuhi pengaturan lalu lintas yang diterapkan petugas di lapangan.

"Informasi resmi mengenai jadwal maupun mekanisme pembukaan Tol Pulau Rimau akan diumumkan oleh instansi yang berwenang setelah seluruh persyaratan dipenuhi. Kami mengimbau masyarakat menggunakan jalur alternatif apabila diperlukan, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas, serta tidak memaksakan diri menerobos antrean demi keselamatan bersama," ungkapnya.

3. Pengecoran bahu dan badan jalan kembali akan dilanjutkan Selasa malam

Anggota Satlantas Polres Banyuasin saat melakukan pengaturan lalu lintas di Jalintim KM17.
Anggota Satlantas Polres Banyuasin saat melakukan pengaturan lalu lintas di Jalintim KM17. (Dok. Satlantas Polres Banyuasin)

Sebagai informasi, pengecoran bahu dan badan jalan kembali akan dilanjutkan malam ini, Selasa (4/8/2026) tepatnya di KM17 seputaran Simpang Pasir Putih Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa. Untuk itu diimbau kepada pengguna jalan pengguna jalan yang akan melintas agar menghindari jalur tersebut mulai pukul 21.00 WIB.

Pengendara dapat melalui jalur alternatif yakni dari arah Palembang-Jambi dapat masuk melalui Simpang Tanah Mas dan keluar di Simpang Semuntul maupun simpang Alfa One. Untuk kendaraan dari arah sebaliknya dapat masuk melalui simpang Alfa One dan simpang Semuntul kemudian keluar di simpang Tanah Mas ataupun jalan Bypass Alang-alang Lebar. Sedangkan kendaraan sumbu 2-3 atau lebih dapat menggunakan rute alternatif jalinteng untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan di jalintim Talang Kelapa.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More