Aktivitas di salah satu dapur MBG Palembang (Dok. Kominfo Palembang)
Sony tak memungkiri, akibat jumlah SPPG yang banyak di berbagai daerah, BGN harus lebih aktif memantau dan mengevaluasi sistem dan proses penyediaan menu MBG di dapur penyedia. Meski cukup sulit, BGN, kata Sony, akan berupaya konsisten dalam mengikuti perintah dan arahan terkait perbaikan program MBG di semua wilayah.
Sedangkan perihal adanya berbagai keluhan soal kenu MBG selama Ramadan, BGN memastikan penyaluran akan tetap berjalan tanpa henti. BGN berupaya agar asupan gizi tetap seimbang dalam kondisi apa pun.
Ia juga memberikan skema distribusi MBG terhadap sekolah umum maupun boarding school atau pesantren. Yakni waktu penyaluran yang tepat tujuannya, supaya menu layak konsumsi dan menghindari makanan tak sehat.
"Selama Ramadan, kita tidak berhenti memberi asupan gizi. Jadi kita membagikan makanan kering ke sekolah umum. Untuk menu pesantren, tetap dibagikan dari menu yang dimasak siang hari dan dibagikan jelang buka puasa untuk boarding school," jelas Sony.
Kemudian lanjutnya, penyaluran di sekolah umum, penyedia dapur diminta untuk tidak merapel menu MBG meskipun paket distribusi jenis makanan kering. Sebab SOP yang sesuai adalah distribusi dilakukan per hari, bukan dalam satu hari langsung disalurkan untuk beberapa hati ke depan
"Makanan dibawa pulang ke rumah per hari. Bukan 1 hari dibagikan untuk jumlah makanan 3 hari. Ini keliru. Bila masih terjadi, akan kita pantau dan tolong diingatkan," kata dia.
Sementara berdasarkan pantauan IDN Times di beberapa sekolah di Kota Palembang, terkait penyaluran menu MBG saat Ramadan masih banyak dilakukan sistem rapel oleh pihak dapur penyedia. Salah satu lokasi sekolah tersebut berada di TK swasta sekitar kawasan Masjid Agung. Selain menu yang disalurkan langsung banyak dalam sehari, distribusi MBG pun dinilai tidak sesuai dengan gizi.
"Misalnya, dalam satu hari hanya dibagikan godo-godo (gorengan) pisang dan anak-anak dikasih kacang polong yang gizinya tidak sesuai," kata Eli, salah satu wali siswa di Palembang.