Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Viralkan Menu MBG Berjamur, Orang Tua Siswa di Muratara Dilaporkan

Ilustrasi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) (IDN Times/Rangga Erfizal)
Ilustrasi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) (IDN Times/Rangga Erfizal)
Intinya sih...
  • Orang tua siswa di Muratara dilaporkan ke polisi karena mengunggah keluhan terkait Makan Bergizi Gratis (MBG)
  • Kepala SPPG membantah unggahan video yang memperlihatkan menu MBG berjamur, menyatakan bahwa makanan dalam video tersebut bukan menu yang disajikan pada hari itu
  • Kanit Pidsus Satreskrim Polres Muratara membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut dan telah memanggil pemilik akun untuk dimintai keterangan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Muratara, IDN Times - Orang tua siswa di Musi Rawas Utara (Muratara) dilaporkan ke polisi usai mengunggah keluhan terkait Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah hukum tersebut diambil oleh pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat lantaran merasa unggahan terlapor MH tak sesuai dengan fakta di lapangan dan cenderung mencoreng nama SPPG.

"Apa yang disampaikan melalui media sosial itu tidak sesuai dengan fakta di lapangan," ungkap Kepala SPPG Sungai Jauh Muratara, Priban Siswanto, Jumat (13/2/2026).

1. Duga menu yang viral merupakan menu lama

ilustrasi penyelidikan
ilustrasi penyelidikan (IDN Times/Aditya Pratama)

Priban menjelaskan, terlapor mengunggah video yang memperlihatkan menu MBG berjamur. Namun, setelah dilakukan pengecekan, pihaknya membantah bahwa makanan dalam video tersebut merupakan menu yang disajikan kepada siswa pada hari tersebut.

Ia menegaskan, video yang diunggah terlapor pada 11 Februari 2026 bukanlah menu yang dibagikan pada tanggal tersebut. Menu yang viral di media sosial sebenarnya merupakan menu yang disajikan pada 7 Februari.

"Memang ada kesamaan menunya di hari Rabu dan Sabtu, tapi sedikit berbeda: yang mana hari Rabu menunya rica-rica dan Sabtu menunya ayam gulai. Berdasarkan informasi dari pihak sekolah, menu MBG yang sempat viral itu merupakan menu pada Sabtu dan menu itu disalin oleh anak ke kotak makan miliknya sendiri, dan baru dibawa pulang pada Rabu kemarin, kemungkinan kotak bekal anak tersebut tinggal dan baru dibawa pulang," jelas dia.

2. Terlapor dimintai keterangan oleh polisi

Ilustrasi penyelidikan polisi
Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/ Arif)

Kanit Pidsus Satreskrim Polres Muratara IPDA Hendra membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut. Pihaknya, juga sudah memanggil pemilik akun untuk dimintai keterangan.

"Hari ini kita undang ke Polres untuk diambil keterangannya terkait masalah video yang viral di media sosial akun Facebook miliknya. Kita ambil keterangan terkait masalah video yang beredar di akun medsos dia," jelas dia.

3. Polisi lakukan penyelidikan terkait laporan yang ada

ILustrasi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG)
ILustrasi Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurut Hendra, pihaknya telah mengambil keterangan dari pihak SPPG yang membantah bahwa video beredar merupakan menu yang disajikan kepada siswa. Dari keterangan itu, diperoleh informasi bahwa menu yang viral merupakan menu beberapa hari sebelumnya yang baru dibawa pulang.

"Makanan itu hari Sabtu dan sudah beberapa hari di tempat makanan anak yang bawa dari rumah. Artinya makanan bukan makanan pada hari itu, itu hari Sabtu," jelas dia.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kejadian yang ada. Pihaknya pun belum dapat memastikan proses hukum seperti apa yang akan diambil.

"Yang jelas, kami sekarang ambil keterangan dia (terlapor) dahulu. Apa maksud tujuan dia itu," jelas dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Pemkot Target Pertumbuhan Ekonomi Palembang 2026 Lampaui 5,82 Persen

13 Feb 2026, 18:50 WIBNews