Palembang, IDN Times - Beras premium kemasan 5 kilogram (kg) mulai sulit ditemukan di sejumlah toko dan gerai ritel di Sumsel. Kondisi tersebut ternyata tidak berkaitan dengan menipisnya persediaan beras, melainkan dengan pilihan produsen untuk mengurangi biaya produksi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan, Ruzuan Effendi, mengatakan produsen saat ini cenderung mengalihkan beras premium ke ukuran kemasan yang lebih besar, seperti 10 kg dan 20 kg.
"Premium sebenarnya yang langka itu yang kemasan 5 kg. Tapi kalau yang kemasan 20 kg, banyak," ungkap Ruzuan, Rabu (9/9/2026).
