Asap Karhutla Masuk Tol Palindra, Tim Berjibaku Padamkan Api di 4 Kabupaten

- Petugas gabungan BPBD dan Manggala Agni memadamkan empat titik Karhutla di Sumsel, termasuk dekat Tol Palindra, dengan asap sempat masuk ke area tol dan pengamanan langsung diterapkan.
- Kebakaran melanda kawasan APL di Ogan Ilir, Muba, dan Muara Enim dengan total lahan terbakar mencapai puluhan hektar; sebagian besar api berhasil dikendalikan menjelang malam.
- Tim masih melakukan pemantauan dan penyekatan untuk mencegah bara muncul kembali serta perluasan api akibat angin kencang di lahan rawa bervegetasi semak belukar dan sawit.
Ogan Ilir, IDN Times - Petugas gabungan dari BPBD dan Manggala Agni kembali berjibaku memadamkan 4 titik Karhutla yang terjadi di Sumsel pada Jumat (17/7/2026). Salah satu titik kebakaran berada di dekat Tol Palindra, tepatnya di Desa Muara Baru, Kecamatan Pemulutan.
Petugas dengan cepat melakukan pemadaman begitu menemukan titik api saat melakukan patroli di Desa Muara Baru. Asap kebakaran bahkan sudah masuk ke area Tol Palindra, sehingga pengelola tol langsung memasang cone barrier pengaman agar pengendara melintas dengan aman.
1. Sebagian besar titik api berhasil dipadamkan, untuk di OKI dilanjutkan besok

Karhutla juga terjadi di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Ogan Ilir, dengan luas kebakaran sekitar tiga hektar. Sementara di Kabupaten Muba, karhutla terjadi di Desa Teluk Kijing II, Kecamatan Lais seluas 1,5 hektar. Disusul Karhutla di Desa Embacang, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim dengan luas kebakaran 15 hektar.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan bahwa untuk kebakaran di samping Tol Palindra tinggal menyisakan 1 titik api yang jauh dari bahu jalan.
"Hanya saja, di wilayah Tulung Selapan, Kabupaten OKI, belum padam. Besok akan ditambah personel dan peralatan karena siang tadi angin kencang sehingga kebakaran berdampak meluas," ujarnya.
2. Kebakaran terjadi di kawasan APL dengan vegetasi semak belukar mudah terbakar

Adapun kebakaran di Desa Simpang Pelabuhan Dalam Ogan Ilir, petugas menggunakan dua unit mobil personel dan dua unit pompa jinjing untuk memadamkan api di kawasan yang merupakan Areal Penggunaan Lain (APL). Selanjutnya, di Desa Teluk Kijing II, Muba, 1 regu personel dan peralatan pemadam langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan pukul 19.09 WIB.
"Kebakaran di dua titik yang sama-sama terjadi di kawasan APL itu sudah dikendalikan. Saat ini api telah padam dan tim piket sudah berkemas," ujarnya.
Sementara untuk kebakaran di Desa Embacang Kecamatan Kelekar, Muara Enim, api merambat area lahan seluas 15 hektar di kawasan APL dengan vegisemak belukar. Ferdian menyebutkan bahwa untuk area ini tim melakukan pemadaman darat dan saat ini berhasil dipadamkan.
3. Tim gabungan juga melakukan penyekatan agar kobaran api tidak meluas

Dari semua kejadian Karhutla di empat titik tersebut, kebakaran dikategorikan sebagai kebakaran permukaan. Meski api telah berhasil dipadamkan, Manggala Agni bersama tim gabungan masih melakukan pemantauan di lokasi.
"Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama karena kondisi lahan rawa masih berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan," ucapnya.
Ferdian menambahkan, tim gabungan juga melakukan penyekatan agar kobaran api tidak meluas ke area lain yang masih dipenuhi semak dan lahan gambut. Melihat dari arah kecepatan angin hingga 18 KM/jam, potensi kebakaran bisa meluas dan harus segera diantisipasi.
"Rata-rata lokasi kebakaran berada di kawasan APL dengan karakteristik tanah rawa. Vegetasi yang terbakar didominasi semak belukar, purun, gelam, serta tanaman kelapa sawit," jelasnya.



















