Ada Pemasangan Balok Jembatan Tol, Jalintim Betung Buka Tutup Arus

- Pemasangan balok jembatan dilakukan di titik strategis
- Pemberlakuan sistem buka tutup jalan dilakukan dalam dua tahap
- Petugas disiagakan untuk mengatur arus kendaraan selama proses pekerjaan berlangsung
Banyuasin, IDN Times - Saat ini progres pembangunan ruas Tol Palembang–Betung terus dikebut. Dalam waktu dekat, kontraktor pelaksana akan melakukan pemasangan balok jembatan pada titik krusial yakni ruas Seksi 3 Pangkalan Balai–Betung, tepatnya di STA 97+000 hingga 111+690.
Tahapan fase penting dalam proyek strategis nasional ini akan berdampak langsung pada pengaturan lalu lintas di jalur Palembang–Betung arah Jambi. Maka itu arus lalu lintas di jalur vital penghubung antarprovinsi tersebut akan diberlakukan sistem buka tutup sementara.
1. Pemasangan balok jembatan akan dilakukan di sejumlah titik strategis

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuasin, Zakirin menjelaskan, pemasangan balok jembatan akan dilakukan di sejumlah titik strategis. Aktivitas konstruksi tersebut dipastikan akan berdampak pada arus lalu lintas di jalan nasional Palembang–Betung.
“Pekerjaan pemasangan balok jembatan ini akan membuat akses jalan lintas Palembang–Betung diberlakukan sistem buka tutup, khususnya di Km 69 sampai Km 71 wilayah Tebing Dayat arah Jambi,” ujarnya, Selasa (12/1/2026).
2. Pemberlakuan sistem buka tutup jalan dilakukan dalam dua tahap

Zakirin menambahkan, karena tahap pemasangan balok jembatan merupakan pekerjaan vital dalam pembangunan Tol Palembang–Betung, maka dibutuhkan pengaturan lalu lintas khusus guna memastikan keselamatan pengguna jalan sekaligus kelancaran proses konstruksi di lapangan.
"Pemberlakuan sistem buka tutup jalan tersebut rencananya akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama akan berlangsung selama empat hari, yakni pada 30 Januari hingga 2 Februari 2026. Selanjutnya, tahap kedua akan kembali diberlakukan pada 11 hingga 14 Februari 2026," terangnya.
Dengan demikian, total hari pemberlakuan buka tutup arus lalu lintas mencapai enam hari. Pengaturan lalu lintas akan difokuskan pada malam hari mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB guna meminimalisasi gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
"Jadwal buka tutup jalur atau arus lalu lintas akan dilakukan pada malam hari. Tujuannya agar tidak terlalu mengganggu mobilitas masyarakat pada siang hari,” ungkapnya.
3. Petugas akan disiagakan di lokasi guna mengatur arus kendaraan

Pihaknya bersama pihak terkait akan melakukan pengaturan lalu lintas secara maksimal selama proses pekerjaan berlangsung. Petugas akan disiagakan di lokasi guna mengatur arus kendaraan dan memastikan tidak terjadi kemacetan panjang yang berpotensi mengganggu pengguna jalan.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang melintas di jalur Palembang–Betung arah Jambi, agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan. Selain itu, pengguna jalan disarankan untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak antrean selama masa pekerjaan berlangsung,” ujarnya.
Atas dampak yang ditimbulkan selama proses pemasangan balok jembatan, pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan perjalanan.
"Pemerintah daerah menyadari bahwa aktivitas konstruksi dapat menimbulkan ketidaknyamanan, namun hal tersebut dinilai sebagai bagian dari proses percepatan pembangunan infrastruktur," terangnya.

















