Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Warga OKU Timur Jadi Penumpang Kapal Virgo Transport 8
Dua warga Desa Saungdadi, Kecamatan BP Peliung OKU Timur saat dievakuasi. (Dok. IDN Times)
  • Enam warga OKU Timur menjadi penumpang KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa saat perjalanan Surabaya-Banjarmasin untuk mencari kerja di Kalimantan.
  • Heru Pranoto dan Prastika, warga Desa Saungdadi, dipastikan selamat dan telah dievakuasi ke penginapan; Muhammad Anwaril Ma’arif, anak Heru berusia 19 tahun, masih dicari.
  • Kapal membawa 243 orang dan dilaporkan terbalik pada Minggu dini hari di tengah cuaca buruk; hingga Senin pagi, tim SAR gabungan masih mencari penumpang hilang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ogan Komering Ulu Timur, IDN Times - Enam warga Kabupaten OKU Timur, Sumatra Selatan (Sumsel) dikabarkan ada di antara ratusan penumpang KM Virgo Transport 8 yang dikabarkan hilang usai kapal karam di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9/2026) dini hari. Rombongan tersebut berencana berangkat bersama menuju Kalimantan untuk bekerja.

Dari enam warga itu, dua orang dikonfirmasi yakni Heru Pranoto dan saudaranya, Prastika, warga Desa Saungdadi, Kecamatan Buay Pemuka Peliung (BP Peliung). Namun rasa lega belum sepenuhnya sempurna diterima pihak keluarga.

Pasalnya salah satu anggota rombongan, anak Heru Pranoto yang bernama Muhammad Anwaril Ma’arif (19) hingga kini masih belum ditemukan. Hal tersebut diungkapkan Dedi Irawan, adik kandung Heru Pranoto.

Ia mengatakan, saat ini keluarga terus mengikuti perkembangan proses pencarian korban kapal yang terbalik dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Minggu dini hari tersebut.

1. Rombongan berangkat dari OKU Timur untuk bekerja di Kalimantan

Proses evakuasi penumpang KMP Virgo Transport 8. (Dok. Kemenhub)

Dedi menuturkan, Heru bersama sejumlah warga OKU Timur lainnya berangkat ke Kalimantan. Rombongan tersebut meninggalkan OKU Timur sekitar Selasa, 8 September 2026.

"Dari rombongan ini hanya satu orang yang belum ditemukan, yakni anak Mas Heru," ujarnya.

Dedi menambahkan, dari 6 warga OKU Timur berencana berangkat bersama menuju Kalimantan, tiga di antaranya berasal dari Desa Saungdadi. Mereka yakni Heru Pranoto, Muhammad Anwaril Ma’arif, serta Prastika. Sementara tiga orang lainnya berasal dari desa lain di OKU Timur, di antaranya Desa Pemetung.

Selain rombongan yang berangkat dari OKU Timur, terdapat pula warga OKU Timur lainnya yang sudah lebih dulu menuju Jakarta. Mereka kemudian direncanakan bergabung dengan rombongan untuk melanjutkan perjalanan menuju Kalimantan.

"Rombongan tersebut berangkat dengan tujuan mencari pekerjaan setelah mendapat informasi mengenai adanya kesempatan kerja di Kalimantan," jelas Dedi.

2. Sekdes Saungdadi benarkan ada warganya dalam rombongan penumpang Kapal Virgo

Sistem ASITS melihat pergerakan KM Virgo. (Dok. ITS)

Sejak mengetahui kapal yang ditumpangi rombongan mengalami kecelakaan, Dedi mengaku terus berusaha mendapatkan informasi mengenai kondisi keluarganya. Komunikasi dengan sejumlah penumpang yang berhasil dievakuasi juga telah terhubung.

Dari informasi yang diterimanya, sebagian besar warga OKU Timur dalam rombongan tersebut berhasil selamat. Kabar itu menjadi sedikit penenang bagi keluarga. Namun, pencarian terhadap anak Heru membuat kecemasan masih menyelimuti keluarga di Saungdadi.

Sekretaris Desa Saungdadi, Ujang Sanusi, mengatakan pihak desa langsung melakukan penelusuran setelah mendapat informasi mengenai adanya warga mereka yang berada di kapal tersebut.

"Sudah kami telusuri ke Ketua RT. Ya benar, itu warga Saungdadi RT 1 atau RW 1," kata Ujang.

Menurutnya, pihak desa sebelumnya juga mendapat informasi Heru bersama keluarganya hendak merantau untuk mencari pekerjaan. Namun, pihaknya belum mengetahui secara pasti tujuan maupun pekerjaan yang hendak dijalani Heru.

"Informasi dari pak RT, mereka mau merantau untuk kerja. Kalau untuk pekerjaannya, itu belum saya tanyakan lebih lanjut," jelasnya.

3. Warga yang selamat sudah dievakuasi ke tempat aman

Proses pencarian para penumpang KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). (Dok. SAR Banjarmasin)

Kapolsek BP Peliung, Ipda Bastian juga membenarkan adanya warga Saungdadi yang menjadi penumpang kapal tersebut. Polisi melakukan konfirmasi melalui perangkat desa dan keluarga. Bahkan, komunikasi dengan Heru dan Prastika yang telah berhasil dievakuasi juga sudah tersambung.

"Iya benar, itu warga Saungdadi. Sudah dikonfirmasi melalui RT setempat," ujar Bastian.

Ia memastikan Heru dan Prastika dalam kondisi selamat. Keduanya saat ini berada di tempat penginapan setelah dievakuasi. "Saat ini sudah di hotel dan aman (selamat)," katanya.

Diketahui, kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi saat kapal berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal dilaporkan terbalik di perairan Laut Jawa pada Minggu dini hari di tengah kondisi cuaca buruk. Data sementara hingga Senin (14/9) pagi mencatat kapal tersebut membawa 243 orang. Sampai saat ini Tim SAR gabungan masih bergerak melakukan pencarian penumpang yang dikabarkan hilang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article