Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Sektor Strategis Diproyeksi Dongkrak Investasi Sumsel
Kepala BI Sumsel Bambang Pramono (Dok. BI Sumsel)
  • Lima sektor strategis seperti pertambangan, industri pengolahan, pertanian, perdagangan, dan transportasi-jasa diproyeksikan jadi pendorong utama investasi serta ketahanan ekonomi Sumsel.
  • Pertumbuhan ekonomi Sumsel triwulan pertama 2026 mencapai 5,34 persen yoy dengan kontribusi 13,60 persen terhadap perekonomian regional Sumatra, menunjukkan tren positif investasi daerah.
  • Pembentukan Task Force Percepatan Investasi diinisiasi BI dan Pemprov Sumsel untuk mempercepat realisasi proyek, memperkuat sinergi antar pihak, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pembentukan Task Force Percepatan Investasi dan penguatan lima sektor strategis di Sumatra Selatan untuk mendorong pertumbuhan investasi serta ketahanan ekonomi daerah.
  • Who?
    Kepala Bank Indonesia Sumsel Bambang Pramono, Staf Ahli Gubernur Sumsel Pandji Tjahjanto, serta Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Hotel Aryaduta, Palembang, dengan fokus pada wilayah Provinsi Sumatra Selatan.
  • When?
    Acara dan pernyataan disampaikan pada Jumat, 29 Mei 2026, dalam rangkaian kegiatan peluncuran dan talkshow investasi daerah.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk mempercepat realisasi investasi daerah, mengatasi hambatan proyek, serta meningkatkan daya saing ekonomi Sumsel di tengah dinamika global.
  • How?
    Melalui koordinasi antara BI dan Pemprov Sumsel dalam pembentukan Task Force, penyusunan dokumen studi pendahuluan, serta kegiatan capacity building bagi pemangku kepentingan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Sumatera Selatan ada lima bidang penting, seperti tambang, pabrik, tani, jual beli, dan angkutan. Pak Bambang dari Bank Indonesia bilang bidang itu bisa bikin uang masuk lebih banyak ke daerah. Pemerintah dan BI kerja bareng bikin tim supaya investasi cepat tumbuh. Sekarang ekonomi Sumsel naik dan banyak orang semangat kerja sama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Sumatra Selatan memiliki sekitar lima sektor strategis yang berkontribusi menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Yakni, pertambangan, industri pengolahan, pertanian, perdagangan, serta transportasi-jasa.

Melalui bidang tersebut, ke depan sektor unggul Sumsel diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan investasi dan mendorong resiliensi (kemampuan beradaptasi) ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi global maupun domestik.

"Pentingnya membentuk Task Force Percepatan Investasi. Ini diharapkan jadi wadah koordinasi strategis antarpemangku kepentingan," ujar Kepala Bank Indonesia Sumsel, Bambang Pramono, dalam rilis yang diterima, Jumat (29/5/2026).

1. Sumsel disebut memiliki daya tarik tinggi gaet investor masuk

Ilustrasi investasi modern yang dapat dilakukan secara praktis melalui teknologi digital dan aplikasi finansial

Optimis investasi Sumsel tetap tumbuh meski menghadapi tantangan, lanjut Bambang, tak terlepas dari peran Sumsel sebagai provinsi yang memiliki sumber daya alam melimpah serta wilayah dengan posisi geografis dan strategis.

"Sumsel juga didukung kearifan lokalnya, yang menjadikannya wilayah ini memiliki daya tarik tinggi bagi investor," kata dia.

2. Nilai pertumbuhan ekonomi Sumsel sokong keyakinan investasi daerah positif

ilustrasi investasi (pexels.com/RDNE Stock project)

Menurut Bambang, keyakinan akan investasi Sumsel dalam tren positif turut disokong oleh pencapaian pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama 2026. Yakni, pertumbuhan ekonomi Sumsel mencapai 5,34 persen secara year-on-year (yoy).

Kemudian, secara kontribusi, Sumsel sukses mencatatkan angka 13,60 persen terhadap perekonomian regional di Sumatra.

"Melihat kondisi tersebut, BI dan Pemprov Sumsel menginisiasi sekaligus mempercepat penyelesaian hambatan investasi dan mendorong penguatan kesiapan proyek investasi daerah. Harapannya, agar Sumsel makin bankable, marketable, dan implementable," jelas Bambang dalam rangkaian kegiatan Launching, Talkshow dan Capacity Building Penyusunan Dokumen Studi Pendahuluan di Hotel Aryaduta, Palembang.

3. Harapkan ekonomi Sumsel berkelanjutan dari pembentukan percepatan investasi

ilustrasi ekonomi (pixabay.com/geralt)

Sementara, kata Staf Ahli Gubernur Sumsel Bidang Pemerintah, Hukum, dan Politik Setda Provinsi Sumsel, Pandji Tjahjanto, pemprov turut mengapresiasi dan mendukung penuh peran nyata BI dalam mendorong investasi daerah. 

Pandji menyampaikan, melalui talkshow dengan pembahasan pembentukan Task Force Percepatan Investasi, ke depan sinergi antarpemangku kepentingan bisa mempercepat realisasi investasi daerah, meningkatkan kualitas proyek investasi, serta memperluas kesempatan kerja.

"Termasuk memperkuat daya saing menuju pertumbuhan ekonomi Sumsel inklusif dan berkelanjutan," jelasnya.

Editorial Team

Related Article