3 Warga Cilacap Hanyut Tenggelam di Sungai Ogan, 1 Tewas

- Tiga pekerja proyek Sekolah Rakyat asal Cilacap hanyut di Sungai Ogan, Ogan Ilir, saat seorang korban mandi dan dua rekannya mencoba menolong pada Sabtu sore.
- Arifebriansyah (18) ditemukan meninggal di dasar sungai, sekitar 10 meter dari lokasi kejadian, pada Minggu dini hari; dua korban lain masih dicari.
- Tim SAR Gabungan, melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan warga, menyisir Sungai Ogan dari dua sisi serta melakukan penyelaman untuk menemukan Rahman Udin dan Rizky Saputra.
Ogan Ilir, IDN Times – Tiga orang pekerja asal Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang datang ke Kabupaten Ogan Ilir untuk mengerjakan proyek pembangunan Sekolah Rakyat dilaporkan hanyut tenggelam di Sungai Ogan pada Sabtu (1/8/2026). Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR, 1 di antaranya ditemukan dalam kondisi tewas, sementara dua lainnya belum ditemukan.
Sebelum kejadian, ketiga korban bersama 2 orang lainnya pergi ke Sungai Ogan di Desa Rantau Alai Kampung 5 untuk bersantai sekaligus merayakan ulang tahun sekitar pukul 16.00 WIB. Saat berada di lokasi, seorang laki-laki turun ke sungai untuk mandi dan tiba-tiba terseret arus.
Melihat kejadian tersebut, dua rekannya berusaha memberikan pertolongan dengan ikut terjun ke sungai. Namun, naas, ketiga korban justru ikut terseret arus dan tenggelam.
1. Tim rescue langsung menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian

Kantor SAR Palembang menerima informasi kejadian tersebut sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah menerima laporan, 1 tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Selanjutnya, pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, satu orang korban atas nama Arifebriansyah (18), warga Desa Sadahayu, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, ditemukan di dasar sungai dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi awal kejadian.
2. Tim melakukan penyelaman di TKP untuk memaksimalkan upaya pencarian

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan dua korban lainnya yang masih dalam pencarian, yakni Rahman Udin (33), warga Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, dan Rizky Saputra (22), warga Desa Sadahayu, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
"Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian dengan metode penyisiran permukaan air secara visual pada area pencarian seluas 5 kilometer persegi menggunakan perahu karet Basarnas dan perahu milik masyarakat," ujarnya.
Tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU), masing-masing melakukan penyisiran di sisi kanan dan sisi kiri Sungai Ogan. Selain itu, tim juga akan melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian untuk memaksimalkan upaya pencarian.
3. Pada hari kedua ini tim melakukan penyisiran permukaan sungai dari dua sisi

Raymond menambahkan bahwa seluruh unsur SAR Gabungan terus mengoptimalkan pencarian agar kedua korban dapat segera ditemukan. Pada hari kedua ini tim melakukan penyisiran permukaan sungai dari dua sisi serta penyelaman di sekitar lokasi kejadian.
"Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan sehingga dapat diserahkan kepada pihak keluarga. Kami juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di sungai, terutama di lokasi yang memiliki arus deras dan tidak dikuasai oleh kondisi perairannya," jelasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Ogan Ilir, Iptu Mansyur, menginformasikan proses pencarian orang tenggelam melibatkan personel TNI, Polri, dan BPBD. Korban pertama yang ditemukan sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ogan Ilir untuk dilakukan proses lebih lanjut.
"Informasi dari warga, ketiga orang yang hanyut di sungai merupakan pekerja atau kuli bangunan di Sekolah Rakyat Ogan Ilir. Bangunan sekolah tersebut berlokasi di daerah Rantau Alai, tak terlampau jauh dari titik orang tenggelam," ungkapnya.



















