Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Warga Muba Tewas Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting di Sungai Sembilang

Kota Palembang
2 min read
Warga Muba Tewas Diterkam Buaya Saat Cari Kepiting di Sungai Sembilang
Korban serangan Buaya Muara di kawasan Sungai Sembilang, Banyuasin II (Dok: Camat Banyuasin II)
  • Nelayan kepiting asal Lalan, Musi Banyuasin, Ujang Koswara, meninggal setelah diterkam dan diseret buaya muara di Sungai Sembilang, Banyuasin II, pada 20 September 2026.

  • Ujang mencari kepiting bersama istri dan anak menggunakan perahu. Saat turun ke sungai untuk menjaring kepiting, ia diseret buaya; jasadnya ditemukan sehari kemudian.

  • Camat Banyuasin II mengingatkan warga berhati-hati beraktivitas di perairan pesisir Banyuasin, karena Sungai Sembilang hingga Terusan Bungin merupakan habitat buaya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banyuasin, IDN Times - Seorang nelayan kepiting ditemukan meninggal dunia usai diterkam dan diseret buaya muara di kawasan Sungai Sembilang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin. Korban bernama Ujang Koswara, tercatat sebagai warga Lalan Musi Banyuasin (Muba) yang mencari kepiting ke Banyuasin bersama keluarganya, Minggu, 20 September 2026.

"Benar kejadiannya di Banyuasin. Korban merupakan warga Muba kebetulan lokasi kejadiannya berada di Banyuasin," ungkap Camat Banyuasin II, Ahmad Ridwan kepada IDN Times, Rabu (23/9/2026).

  1. 1. Warga Muba cari kepiting ke Banyuasin

    Korban serangan Buaya Muara di kawasan Sungai Sembilang, Banyuasin II
    Korban serangan Buaya Muara di kawasan Sungai Sembilang, Banyuasin II (Dok: Camat Banyuasin II)

    Ridwan menjelaskan, pihaknya pertama kali mendapat informasi adanya konflik antara satwa liar dan manusia tersebut dari Kepala Desa Ringin Agung, Muba. Saat itu, sang kades mengabarkan ada warganya yang menjadi korban serangan buaya saat tengah beraktivitas di wilayah Simpang Bugis, Banyuasin.

    "Informasi diteruskan dengan melakukan pencarian oleh masyarakat," ungkap dia.

  2. 2. Korban mencari kepiting bersama istri dan anak

    Seekor buaya berwarna cokelat berendam di air dengan mata dan moncong terlihat di permukaan habitat alaminya.
    ilustrasi buaya (pexels.com/Jean Paul Montanaro)

    Ujang diketahui pergi bersama istri dan anaknya ke lokasi kejadian menggunakan perahu untuk mencari kepiting. Diduga, korban turun ke sungai untuk menjaring kepiting sehingga dirinya tak sadar akan kehadiran buaya muara yang telah mengintai.

    Istri korban sempat berteriak meminta pertolongan, namun tarikan buaya membuat korban langsung terseret dan hilang dari pandangan. Usai dilakukan pencarian, akhirnya korban berhasil ditemukan.

    "Informasi yang kami dapat, kejadian terjadi pada sore hari pada hari Minggu lalu. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan keesokan harinya pada tanggal 21 September," jelasnya.

  3. 3. Lokasi kejadian merupakan habitat buaya

    Tampak dekat kepala buaya Kuba dengan sisik kasar, mata terbuka, dan moncong panjang di habitat berair.
    tampak dekat buaya kuba (commons.wikimedia.org/Lukas Plewnia)

    Ridwan mengingat warga untuk berhati-hati saat beraktivitas di kawasan habitat binatang buas. Pasalnya, wilayah pesisir Banyuasin merupakan habitat dari binatang buas seperti buaya.

    "Sungai Sembilang sampai Terusan Bungin memang ada buayanya bahkan sekali-kali muncul ke permukaan. Masyarakat, terutama nelayan, diharapkan dapat berhati-hati dalam beraktivitas," jelasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More