2 Bunga Bangkai Mekar Bersamaan di Hutan Kabupaten Agam

- Dua bunga bangkai Amorphophallus Titanum ditemukan mekar bersamaan di hutan Kecamatan Tilantang Kamang, Kabupaten Agam, menjadi fenomena langka pertama di Sumatra Barat pada awal tahun 2026.
- Kedua bunga memiliki waktu dan ukuran mekar berbeda, masing-masing setinggi 202 sentimeter dan 250 sentimeter, serta masih menuju fase mekar sempurna dengan aroma khas menyengat.
- Penemuan ini menjadi yang kedua di tahun 2026 setelah temuan serupa pada Januari di Palupuh, menegaskan pentingnya pelestarian tumbuhan langka yang dilindungi tersebut.
Padang, IDN Times - Sebanyak dua bunga bangkai atau yang dikenal dengan nama Latin Amorphophallus titanum ditemukan mekar secara bersamaan di daerah Kabupaten Agam, Sumatra Barat.
Kedua bunga bangkai tersebut ditemukan sudah mekar di dalam hutan di wilayah Kecamatan Tilantang Kamang oleh tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat. Bunga bangkai yang mekar bersamaan ini merupakan temuan pertama pada 2026 dan menjadi temuan yang unik bagi BKSDA Sumatra Barat pada awal tahun ini.
1. Fenomena pertama mekar bersamaan

Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Sumatra Barat, Syahrul Fitra, mengatakan fenomena mekar bersamaan tersebut memang cukup jarang ditemukan pada bunga bangkai.
"Untuk fenomena ini, ini adalah temuan pertama di awal tahun 2026 ini di Sumatra Barat yang mekarnya di hutan," katanya.
Meski ditemukan mekar bersamaan, menurutnya, kedua bunga bangkai tersebut diperkirakan mengalami pemekaran dalam waktu yang berbeda-beda.
"Untuk yang pertama, diperkirakan mulai mekar sempurna pada 19 Februari 2026 lalu. Sementara bunga yang kedua diperkirakan baru mekar kemarin," katanya.
2. Memiliki ukuran yang berbeda

Selain waktu mekar yang diperkirakan berbeda, Syahrul mengatakan bahwa ukuran dan tinggi kedua bunga bangkai tersebut juga memiliki perbedaan.
"Pertama memiliki tinggi 202 sentimeter dan yang kedua memiliki tinggi 250 sentimeter. Keadaan keduanya saat ini masih menuju fase mekar sempurna," katanya.
Menurutnya, saat berada pada fase mekar dengan sempurna nantinya, bunga bangkai tersebut akan mengeluarkan bau menyengat seperti aroma bangkai tikus.
3. Penemuan kedua

Syahrul mengatakan, penemuan kedua bunga bangkai tersebut merupakan penemuan kedua pada tahun 2026. Pasalnya, pada Januari lalu bunga bangkai yang mekar sempurna juga ditemukan di daerah Palupuh, Kabupaten Agam.
"Untuk yang ditemukan pada 12 Januari lalu itu memiliki tinggi 113 sentimeter dan sudah mekar dengan sempurna dan saat ini sudah mati," katanya.
Ia berharap nantinya akan ada lagi bunga bangkai yang mekar di Kabupaten Agam ataupun daerah lainnya di Sumatra Barat. Karena bunga tersebut merupakan jenis tumbuhan yang dilindungi.


















