Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sumbar Siapkan 20 Hektare Lahan untuk Relokasi Korban Lahar Dingin

Kota Palembang
Sumbar Siapkan 20 Hektare Lahan untuk Relokasi Korban Lahar Dingin
https://dpu.kulonprogokab.go.id/detil/658/risha-rumah-instan-sederhana-sehat
  • Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) menyiapkan lahan seluas 20 hektare untuk relokasi warga terdampak bencana banjir lahar dingin dan longsor di Kabupaten Tanah Datar.
  • Relokasi juga mencakup pembangunan fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah, dan infrastruktur lainnya di kompleks Balai Benih Induk (BBI) Ladang Lawas Rambatan.
  • Kawasan BBI Ladang Lawas Rambatan memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan dengan sumber air melimpah, lahan perladangan, dan persawahan yang luas. Pemerintah akan merekrut generasi milenial untuk mengoptimalkan potensi lahan ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Padang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) menyiapkan lahan untuk relokasi warga yang menjadi korban bencana banjir lahar dingin dan longsor di Kabupaten Tanah Datar seluas 20 hektare.

Menurut Gubernur Sumbar, Mahyeldi, 20 hektare lahan itu berada persis di kompleks Balai Benih Induk (BBI) Ladang Lawas Rambatan milik Dinas Pertanian.

"Data awal kita terdapat 58 rumah yang akan direlokasi ke kawasan ini. Nanti juga ada 157 rumah lainnya akan kita bangun di atas tanah milik warga sendiri," kata Mahyeldi, Rabu (19/6/2024).

  1. 1. Dinas terkait sudah di beri mandat

    Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansyarullah di Kantor Gubernur Sumbar, Padang, Jumat (31/5/2024). (IDN Times/Dheri Agriesta)
    Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansyarullah di Kantor Gubernur Sumbar, Padang, Jumat (31/5/2024). (IDN Times/Dheri Agriesta)

    Mahyeldi bilang, ia sudah menginstruksikan dinas terkait untuk segera mungkin menyiapkan dan menyelesaikan seluruh prosedur administrasi yang diperlukan agar kemudian pembangunan hunian baru bagi warga terdampak ini dapat segera dimulai.

    "Relokasi ini bukan hanya tentang membangun rumah, tetapi juga menyediakan fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah, dan infrastruktur lainnya," ujar Mahyeldi.

     

  2. 2. Punya potensi ekonomi yang menjanjikan

    Instagram
    Instagram

    Mahyeldi memastikan bahwa kawasan BBI Ladang Lawas Rambatan memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Selain sumber air yang melimpah, kawasan ini juga memiliki lahan perladangan dan persawahan yang luas.

    "Nantinya, kita akan merekrut generasi milenial untuk mengoptimalkan potensi lahan ini. Kita akan sediakan bibit dan pupuk untuk menanam jagung dan padi, sehingga kawasan ini dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat sekitar," tutup Mahyeldi

  3. 3. Marapi masih saja erupsi

    Erupsi Marapi. Doc IDN Times
    Erupsi Marapi. Doc IDN Times

    Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamat Gunung Marapi merilis hingga hari ini erupsi di Gunung Marapi masih terjadi.

    Status pun masih sama yakni berada pada level III alias siaga dengan beberapa rekomendasi, di antaranya, masyarakat dilarang memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek).

    Lalu, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran atau bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

Share Article
Editorial Team
Andri NH
EditorAndri NH

Related Articles

See More