Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Stok Hewan Kurban di Sumsel 73 Ribu Ekor, Ada 18 Sapi dari Presiden

Stok Hewan Kurban di Sumsel 73 Ribu Ekor, Ada 18 Sapi dari Presiden
Ilustrasi sapi kurban di peternakan (IDN Times/Muhammad Nasir)
Intinya Sih
  • Kebutuhan hewan kurban di Sumsel tahun ini mencapai 73 ribu ekor, naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
  • Kepala DKPP Sumsel memastikan stok hewan kurban aman: 32-35 ribu sapi, 800-1.000 kerbau, 41 ribu kambing, dan 6 ribu domba.
  • Tahun ini isu penyakit pada hewan kurban hampir tidak ada sehingga diprediksi akan melonjak drastis; Presiden Prabowo siapkan 18 ekor sapi untuk disumbangkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Palembang, IDN Times - Tahun ini kebutuhan hewan kurban di Sumatera Selatan (Sumsel) diprediksi mencapai 73 ribuan ekor. Angka tersebut hampir naik dua kali lipat dibandingkan realisasi tahun-tahun sebelumnya. 

Berdasarkan data pemotongan dari masjid-masjid tahun 2024, ada 45.167 ekor hewan kurban. Sedangkan tahun 2023 ada 39.932 ekor. Untuk tahun ini, dari ribuan hewan kurban tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan 18 ekor sapi yang akan disumbangkan saat Hari Raya Idul Adha mendatang.

1. Kebutuhan hewan kurban tahun ini meningkat

Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi (IDN TImes/Rangga Erfizal)
Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi (IDN TImes/Rangga Erfizal)

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel Ruzuan Effendi mengatakan, tren kenaikan hewan kurban ini meningkat signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Namun pihaknya memastikan kebutuhan hewan kurban pada tahun ini telah disiapkan oleh sejumlah peternak dan pemilik kandang. 

"Untuk sapi, jumlah hewan yang disiapkan sebanyak 32 ribu sampai 35 ribu ekor, kerbau 800 sampai 1.000 ekor, kambing 41 ribuan ekor, dan domba 6 ribuan ekor. Kebutuhan untuk kurban itu aman, stok kita berlimpah meskipun diprediksi naiknya sebanyak 73 ribuan ekor," ujarnya.

2. Masyarakat agar selektif memilih hewan kurban

Ilustrasi sapi. (Freepik)
Ilustrasi sapi. (Freepik)

Ruzuan menyebutkan, pada tahun-tahun sebelumnya ada temuan penyakit di daerah membuat jumlah hewan yang akan dikurbankan terdampak. Namun tahun ini isu tersebut hampir tidak ada sehingga diprediksi akan melonjak drastis.

"Kami meminta masyarakat untuk memperhatikan hewan yang dipilih untuk berkurban. Hal itu untuk keabsahan dan sesuai anjuran dalam berkurban sehingga mendapatkan pahala. Pilih hewan yang sehat dan tidak cacat, sesuai dengan umur atau gigi serinya sudah berganti," jelasnya.

3. Sapi presiden akan disebar merata ke Kabupaten/Kota di Sumsel

Ilustrasi sapi berjenis limosin (IDN Times/ Bambang Suhandoko)
Ilustrasi sapi berjenis limosin (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Terkait sapi dari Presiden Prabowo, Ruzuan menyebutkan jika satu ekor sapi yang dikurbankan memiliki berat rata-rata dengan di atas 800 kilogram per ekornya. Sapi tersebut akan dikirimkan ke masing-masing kabupaten dan kota. Dari 17 wilayah yang ada, akan ada dua sapi yang dipotong di Palembang sebagai ibu kota provinsi.

"Sapi kurban akan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel. Ini juga akan dilakukan se-Indonesia, jadi jumlahnya nanti sebanyak 500-an hewan kurban dari presiden. Dari wapres tidak ada, hanya hewan kurban presiden," ucapnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Sumatera Selatan

See More