Polisi Buru Sopir Pengangkut Pisang ke Lampung

- Satlantas Polrestabes Palembang mencari sopir mobil pick up BE 8091 NAA yang melarikan diri ke Lampung.
- Petugas sebelumnya sempat menghentikan pelaku namun belum sempat melakukan penilangan saat sopir tersebut melarikan diri masuk tol.
- Kasus viral polisi menyetop sopir pengangkut pisang di Palembang, dengan narasi yang berbeda antara saksi dan pihak kepolisian.
Palembang, IDN Times - Satlantas Polrestabes Palembang sedang mencari sopir pengangkut pisang nomor polisi BE 8091 NAA. Pencarian tersebut, akan dilakukan berkoordinasi dengan Polda Lampung mengingat sopir tersebut diduga berasal dari Lampung.
"Kami akan berkoordinasi dengan Polda Lampung untuk mengejar mobil pikap," jelas Kasatlantas Polrestabes Palembang, AKBP Yenny Diarty, Kamis (6/2/2025).
1. Sebut sopir pengangkut pisang melarikan diri

Yenny menyebutkan, pengemudi mobil tersebut diketahui masuk ke tol Keramasan menuju wilayah Lampung. Petugas yang sebelumnya sempat menghentikan mob pelaku belum sempat melakukan penilangan saat sopir yang diduga bernama Sofyan Hadi tersebut melarikan diri masuk ke dalam tol.
"Kami masih memburu pengendara mobil pikap bernomor BE 8091 NAA berwarna putih yang kabut saat disetop oleh anggota Satlantas Polrestabes Palembang," jelas dia.
2. Kasi Humas bantah unggahan John Sitorus

Kasus viral seorang polisi di Palembang yang menyetop seorang sopir pengangkut pisang viral di media sosial X saat diunggah oleh @JhonSitorus_18. John bahkan menyertai keterangan sang sopir bernama Syaiful Hadi.
Dalam pesan itu, Syaiful Hadi mengatakan bahwa sopir itu sempat diberhentikan dalam razia. Karena surat-surat lengkap, dirinya pun di lepas. Lalu setelah itu, sopir tersebut dikejar oleh salah satu polisi hingga diberhentikan di depan pintu tol.
Menanggapi cerita yang diunggah John Sitorus tersebut, Kasi Humas Polrestabes Palembang, Kompol Evial Kalza membantah narasi yang ada. Menurutnya, pengakuan yang dibuat tidak sesuai fakta yang sebenarnya terjadi.
"Gak benar ini (unggahan John Sitorus)," jelas Evial.
3. Sopir boks tak terima dihentikan secara paksa

Kasus viral ini diduga terjadi saat sangat sopir bernama Sofyan Hadi hendak mengangkut pisang yang diduga akan dibawa ke Lampung. Saat itu, Sofyan menanyakan maksud polisi bernama Aiptu Syarief tersebut mengambil kunci mobil miliknya.
Kondisi itu, membuat anak korban yang berada di samping Sofyan Hadi merasa ketakutan. Kondisi ini semakin memanas saat terjadi adu argumen dimana polisi tersebut menuduh korban membawa sabu.
"Kasian anak saya, surat saya lengkap. Tapi bapak menuduh saya. Bapak menahan saya secara paksa, mengambil kontak secara paksa," jelas dia.



















