Palembang, IDN Times - Ibu rumah tangga (IRT) yang disekap suaminya di Palembang sempat meminta doa kepada keluarganya dalam menghadapi badai di dalam rumah tangganya. Pesan itu disampaikan oleh korban SI (24), kepada kakak iparnya melalui pesan WhatsApp 27 Februari 2024 silam.
Pesan itu, menjadi pesan terakhir korban kepada keluarga. Setelah pesan itu korban menghilang bak di telan bumi lantaran tak pernah lagi dapat dihubungi. Keluarga menduga, ini dilatarbelakangi oleh sang suami yang kecewa membaca pesan WA antara korban dan keluarganya. Kini, SI meninggal dunia usai diduga jadi korban KDRT suaminya tersebut.
"Kami menduga terlapor WS (25) dendam dengan pesan-pesan adik kami dengan kakak iparnya. Hal ini yang membuat adik kami disekap dan ditelantarkan," ungkap salah satu kakak korban bernama Putra (30), Senin (27/1/2025).
