Peneliti BRIN Sanggah Rekaman Benda Jatuh Diduga Meteor

- Benda misterius jatuh dari langit terekam kamera warga di Sumsel, Palembang, dan Muba.
- Warga menduga benda langit tersebut adalah meteor, namun peneliti BRIN menyatakan bahwa itu merupakan sampah antariksa yang pecah.
- Peneliti Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa rekaman video pertama menunjukkan jelas sampah antariksa yang jatuh, namun tidak ada data mengenai kejadian tersebut di Indonesia.
Palembang, IDN Times - Sebuah benda misterius jatuh dari langit terekam kamera warga di Ogan Komering Ilir (OKI), Palembang, dan Musi Banyuasin (Muba). Mereka mengaku melihat kilatan benda misterius melintas dan jatuh di wilayah Kecamatan Sungai Lilin, Senin (10/6/2024) dini hari.
Video berdurasi 30 detik di Sungai Lilin diunggah akun @plgsekilan yang menampilkan kilatan dari arah langit dan jatuh di sebuah tempat. Sedangkan video kedua diunggah @oki_okut_info diduga terjadi di Kecamatan Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI).
Banyak warga yang menduga benda langit tersebut adalah meteor. Sehingga para perekam kaget melihat cepatnya benda langit tersebut meluncur.
1. Diduga bukan terjadi di Palembang

Menanggapi hal itu, Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, menduga benda langit tersebut merupakan sampah antariksa yang pecah saat memasuki atmosfer bumi. Hanya saja dirinya menyangsikan terjadi di Muba.
"Bahkan jam dari video itu bukan menunjukkan WIB. Pada kejadian tersebut pukul 23.58. Mungkin itu bukan kejadian di Indonesia. Dari rekaman tersebut nampaknya bukan di Indonesia," jelas Thomas.
2. Pastikan tak ada sampah antariksa yang jatuh di wilayah Indonesia

Sementara pada video kedua Thomas mengaku tidak melihat jelas objek yang jatuh di langit Kecamatan Tulung Selapan, OKI. Thomas menyebut telah memeriksa mengenai benda langit yang jatuh tersebut.
"Namun setelah saya periksa datanya tidak ada sampah antariksa yang jatuh pada Ahad, 9 Juni 2024 di sana," jelas dia.
3. Lampung dan Bengkulu pernah kejatuhan sampah antariksa

Thomas menambahkan, pada video pertama nampak jelas sampah antariksa yang jatuh. Dirinya mengatakan jika sampah antariksa pernah jatuh di wilayah Indonesia pada 1988 dan 2023 di Lampung serta Bengkulu.
"Semua wilayah yang dilalui orbit sampah antariksa dapat kejatuhan sampah antariksa seperti dua daerah Lampung dan Bengkulu," tutup dia.






















