Palembang, IDN Times - Direktrorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatra Selatan (Sumsel) mengungkapkan, Bumi Sriwijaya menjadi tempat transit dan pasar peredaran narkotika.
Dari data tahun 2019 lalu, Sumsel menempati peringkat kedua penyalahgunaan narkotika secara nasional setelah Sumatra Sumut (Sumut). Angka penyalahgunaan narkoba yang tinggi sejalan dengan budaya yang salah di masyarakat. Menurut Dirnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu, penggunaan narkotika oleh masyarakat cenderung meningkat saat hajatan.
"Sumsel menjadi pasar karena ada budaya yang salah tadi. Saat hajatan resmi, ketika ada anak-anak, perempuan, atau orang biasa, mereka mengonsumsi narkotika. Dalam hajatan resmi mereka asik joget triping," ungkap Heri Istu, Rabu (2/2/2022).
