Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kondisi 8 Siswa Keracunan MBG di Tebing Tinggi Berangsur Membaik

Kab. Empat Lawang
Kondisi 8 Siswa Keracunan MBG di Tebing Tinggi Berangsur Membaik
Sejumlah siswa di Tebing Tinggi saat menerima perawatan di Puskesmas. (Dok. Istimewa)
Intinya Sih
  • Delapan siswa SDN 7 Tebing Tinggi diduga keracunan makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (18/2/2025).
  • Kedelapan siswa tersebut diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Tebing Tinggi dan kondisinya membaik.
  • Kepala Disdikbud Empat Lawang menegaskan dukungan penuh terhadap program MBG, tetapi akan melakukan evaluasi ulang terkait sistem distribusi dan kebersihan makanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Empat Lawang, IDN Times - Kondisi 8 siswa SDN 7 Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang diduga keracunan makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (18/2/2025) kini berangsur membaik.

Para guru bertindak cepat membawa para siswa yang diduga keracunan ke Puskesmas Tebing Tinggi untuk mendapatkan perawatan medis. Kedelapan siswa tersebut akhirnya diperbolehkan pulang setelah kondisinya dinyatakan pulih.

1. Semua siswa dirawat sudah pulang ke rumah

Para siswa SDN 7 Tebing Tinggi saat mendapat perawatan di Puskesmas. (Dok. Istimewa)
Para siswa SDN 7 Tebing Tinggi saat mendapat perawatan di Puskesmas. (Dok. Istimewa)

Kepala SDN 7 Tebing Tinggi, Wisnatul, saat dikonfirmasi menjelaskan para siswa semuanya sudah pulang ke rumahnya masing-masing.   "Alhamdulilah semua siswa sehat semua. Kemarin (Rabu) belum masuk sekolah karena harus istirahat dulu," ujarnya.

Kepala Puskesmas Tebing Tinggi, Raviko Karama menambahkan, delapan siswa dibawa ke Puskesmas Tebing Tinggi mengeluh sakit perut. 

“Setelah diperiksa intensif di ruang UGD, tujuh siswa malamnya sudah diperbolehkan pulang. Sempat ada satu siswa masih dilakukan observasi. Kemudian pada Rabu (19/2/2025), sekitar 9 pagi, satu siswa tersebut juga diperbolehkan pulang," terangnya.

2. Pemerintah akan evaluasi pendistribusian MBG ke depan

Polres Empat Lawang melakukan penyidikan pasca 8 siswa diduga keracunan usai santap MBG. (Dok. Polres Empat Lawang)
Polres Empat Lawang melakukan penyidikan pasca 8 siswa diduga keracunan usai santap MBG. (Dok. Polres Empat Lawang)

Kepala Disdikbud Empat Lawang Jhon Heri, menegaskan pihaknya sangat mendukung penuh program MBG karena bertujuan meningkatkan gizi anak-anak. Namun dengan kejadian seperti ini, pihaknya juga mengkhawatirkan para siswa. 

"Persiapan ke depannya harus lebih matang agar tidak terulang. Kejadian ini menjadi peringatan serius terkait standar kebersihan dan keamanan makanan yang disediakan kepada siswa," ujarnya.  

Jhon berharap, kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar tidak ada lagi risiko terhadap kesehatan anak-anak yang memanfaatkan program tersebut. 

"Pemerintah daerah bersama penyedia makanan akan melakukan evaluasi ulang terkait sistem distribusi dan memastikan kualitas serta kebersihan makanan yang akan didistribusikan ke sekolah-sekolah di masa mendatang," ucapnya.

3. Anak-anak mengeluh sakit perut, mual muntah dan pusing

Polres Empat Lawang melakukan penyidikan pasca 8 siswa diduga keracunan usai santap MBG. (Dok. Polres Empat Lawang)
Polres Empat Lawang melakukan penyidikan pasca 8 siswa diduga keracunan usai santap MBG. (Dok. Polres Empat Lawang)

Diketahui pelaksanaan hari kedua MBG, Selasa (18/2/2025), delapan siswa di SDN 7 Tebing Tinggi mengalami sakit perut, mual muntah, pusing bahkan ada yang harus dibawa ke puskesmas. 

Anak-anak ini mengeluhkan sakit perut usai menyantap makanan bergizi yang dibagikan tersebut. Beberapa di antaranya bahkan muntah-muntah.

Setelah dicek pada sejumlah ompreng stainless nasi dan lauk pauk yang dibagikan kepada siswa kelas 3C dan 3D ada ulat kecil seperti belatung. Para siswa segera melapor kepada guru, yang kemudian mengecek langsung kondisi makanan tersebut.

Setelah memastikan adanya ulat, guru di SDN 7 Tebing Tinggi langsung menginstruksikan seluruh siswa untuk menghentikan makan dan mengumpulkan kembali makanan yang telah dibagikan.

4. Polisi hentikan sementara MBG untuk penyelidikan

Polres Empat Lawang melakukan penyidikan pasca 8 siswa diduga keracunan usai santap MBG. (Dok. Polres Empat Lawang)
Polres Empat Lawang melakukan penyidikan pasca 8 siswa diduga keracunan usai santap MBG. (Dok. Polres Empat Lawang)

Polres Empat Lawang langsung melakukan penyidikan dengan mengambil sampel menu MBG di sekolah tersebut dan mengirimkannya ke Labfor Polda Sumsel. Untuk sementara, program unggulan Presiden Prabowo ini disetop sementara. 

Polisi juga melakukan pemeriksaan lokasi dapur MBG Empat Lawang yang ditangani oleh Yayasan Vieki Indira Sriwijaya. Penyedia program makanan pada sekolah itu juga telah dimintai klarifikasi.

Share Article
Editorial Team
Yuliani
EditorYuliani

Related Articles

See More