DPRD Sumsel Pertanyakan Pengawasan MBG di Empat Lawang

- Komisi V DPRD Sumsel mengkritik pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Empat Lawang, menyantap makanan yang diberikan.
- Proses penyajian MBG harus diawasi sejak dari pemilihan bahan makanan, pengolahan makanan, hingga ke penyajiannya untuk para siswa.
- BGN Sumsel diminta melaporkan kejadian yang terjadi di Empat Lawang secara terbuka dan melakukan koordinasi dengan Disdik setempat.
Palembang, IDN Times - Komisi V DPRD Sumsel mengkritik pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Empat Lawang, pascadelapan dilarikan ke puskesmas usai menyantap makanan yang diberikan. Upaya pengawasan diperlukan untuk merespon kejadian tersebut mengingat program ini merupakan program prioritas pemerintah pusat.
"Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Program MBG yang seharusnya memberikan manfaat bagi anak-anak malah menimbulkan masalah," ungkap Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, David Hadrianto Aljufri, Rabu (19/2/2025).
1. Kebersihan dan kehigienisan makanan jadi pertanyaan

Menurutnya, proses penyajian MBG harus diawasi sejak dari pemilihan bahan makanan, pengolahan makanan, hingga ke penyajiannya untuk para siswa. Sehingga kasus-kasus seperti yang terjadi di Empat Lawang bisa dihindari.
"Kami meminta agar pengawasan terhadap makanan yang disajikan lebih diperhatikan, tidak hanya soal gizi tapi juga kebersihan dan kehigienisannya," jelas dia.
2. Tunggu laporan BGN soal kasus di Empat Lawang

David pun meminta kepada BGN Sumsel untuk melaporkan kejadian yang terjadi di Empat Lawang secara terbuka. Pihaknya pun terus melakukan koordinasi dengan Disdik setempat.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Sumsel, dan mereka telah mengonfirmasi masalah ini kepada pihak terkait di BGN wilayah provinsi. Saat ini, kami masih menunggu tindak lanjut dan informasi lebih lanjut," jelas dia.
3. MBG di Empat Lawang dihentikan sementara waktu

Diberitakan sebelumnya, Program Makan Gizi Gratis (MBG) di Kabupaten Empat Lawang, Sumsel kini dihentikan sementara imbas peristiwa sejumlah siswa dari SDN 7 Tebing Tinggi dibawa ke Puskemas. Para siswa ini diduga mengalami masalah kesehatan setelah menyantap menu makanan MBG.
Tercatat ada delapan pelajar sekolah tersebut dilaporkan mengalami sakit perut. Beberapa diantaranya harus dilarikan ke Puskesmas, pascamenyantap makanan yang diduga terkontaminasi di hari pelaksanaan MBG pada Selasa (18/2/2025). Sejauh ini Polres Empat Lawang tengah memeriksa katering penyedia layanan MBG untuk mengetahui kondisi penyajian yang dilakukan.




















