Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kasus Meninggal Akibat COVID-19 di Palembang Tambah Dua Orang

Kasus Meninggal Akibat COVID-19 di Palembang Tambah Dua Orang
Evakuasi jenazah WN Australia yang meninggal di Jalan Astasura (Dok.IDN Times/Istimewa)
Share Article

Palembang, IDN Times - Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Sumatera Selatan (Sumsel) mengonfirmasi dua penambahan kasus meninggal dunia, Sabtu (16/5). Keduanya diketahui merupakan warga Palembang.

"Ada dua orang yakni pasien nomor 224 seorang laki-laki berusia 61 tahun, lalu pasien nomor 351 seorang perempuan berusia 43 tahun. Semua berasal dari Palembang," ujar Jubir Gugus Tugas Sumsel, Yusri, saat dikonfirmasi IDN Times, Sabtu (16/5).

1. Sudah 13 orang meninggal di Sumsel

Ilustrasi pemakaman Suspek COVID-19 PPU. (IDN Times/Ervan)
Ilustrasi pemakaman Suspek COVID-19 PPU. (IDN Times/Ervan)

Yusri mengungkap keduanya sudah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Gandus Palembang, tempat semua pasien positif COVID-19 dikuburkan. Menurut Yusri, pihaknya sudah menjalankan protap sesuai pemakaman yang berlaku.

"Hari ini total sudah ada 13 orang di Sumsel yang meninggal dunia terdiri dari kasus Palembang, Banyuasin, Prabumulih, OKU Timur, OKI, Mura dan OI," jelas dia.

2. Tidak ada penambahan kasus positif baru dan pasien sembuh hari ini

Juru bicara, Gugus Tugas COVID-19 Sumsel sekaligus Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan Yusri (IDN Times/Dokumen)
Juru bicara, Gugus Tugas COVID-19 Sumsel sekaligus Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan Yusri (IDN Times/Dokumen)

Sedangkan untuk kasus catatan positif baru yang terjadi di Sumsel, Yusri mengatakan belum ada penambahan dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang. Hal serupa juga terjadi pada catatan kasus sembuh yang belum menunjukkan perubahan.

"Sejauh ini kasus sembuh dan positif baru di Sumsel pun tak ada penambahan. Kita masih melakukan tracing terhadap orang di sekitar pasien positif," jelas dia.

3. Kasus ODP dan PDO hari ini

Rapid test di sebuah rumah sakit di Banten  (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Rapid test di sebuah rumah sakit di Banten (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Orang dalam pantauan (ODP) sudah menyentuh angka 5.205 oroang, di mana selesai pemantauan berjumlah 3.951 orang, dan tersisa 1.254 orang lagi yang masih dalam pantauan .

Sedangkan pasien dengan pengawasan (PDP) sejauh ini mencapai 347 orang, selesai pengawasan 176 orang dan masih dalam pengawasan 171 orang. "Sampel yang kita periksa ada 2.231, terdiri dari OTG 1.772 orang, PDP 425 orang, dan ODP 84 orang," tutup dia.

Share Article
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More

Pria di OKU Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Tepi Jalan

31 Mei 2026, 15:57 WIBNews