H-2 Pilkada, Bawaslu Sumsel Ingatkan Fungsi dan Tugas Pengawas Pemilu

- Bawaslu Sumsel meminta pengawas pemilu untuk meningkatkan kewaspadaan jelang pilkada serentak.
- Kewaspadaan diperlukan karena sudah masuk masa tenang, pengawas harus cermat dalam melakukan fungsi dan tugasnya.
- Pengawas yang telah dilantik sudah dibekali dengan pemahaman mengenai peraturan terkait pemilihan kepala daerah.
Palembang, IDN Times - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatra Selatan meminta pengawas pemilu terdiri dari panwas tingkat kecamatan, panwaslu kelurahan/desa dan pengawas TPS untuk meningkatkan kewaspadaan jelang pilkada serentak.
Para pengawas diminta menjaga kondisi wilayah yang diawasinya tetap kondusif bukan menjadi penyebab situasi jadi bergejolak. "Kami meminta jangan sampai ada konflik, utamanya yang berasal dari penyelenggara pemilu," jelas Ketua Bawaslu Sumsel, Kurniawan, Senin (25/11/2024).
1. Minta antisipasi kejadian tak terduga

Kewaspadaan ini harus dilakukan mengingat saat ini sudah masuk massa tenang dimana seluruh aktivitas kampanye ada dilarang untuk dilakukan. Dengan begitu, setiap pengawas harus melakukan fungsi dan tugasnya dengan cermat mengenai kejadian-kejadian tak terduga.
"Bahwa kita (pengawas) siap untuk mengawasi setiap tahapan yang sudah didepan mata, Mari cegah terjadinya pelanggaran. Tingkatkan patroli pengawasan, tingkatkan koordinasi dengan para stakeholder agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," jelas dia.
2. Pengawas pemilu sudah dibekali tiga hal

Menurut Kurniawan, para pengawas yang telah dilantik bawaslu sudah dibekali dengan pemahaman mengenai peraturan terkait pemilihan kepala daerah. Artinya, mereka dinilai sudah bisa melakukan tugasnya.
"Sederhana, ada tiga hal yang dipelajari, cegah, awasi dan tindak sesuai aturan perundang-undangan," jelas dia.
3. Minta pengawas tingkatkan patroli pengawasan

Kurniawan pun meminta, di H-2 pilkada ini, seluruh pengawas diminta meningkatkan patroli. Ketegasan para pengawas menentukan hasil akhir dari sistem demokrasi yang sedang berlangsung dapat berjalan jujur dan adil atau tidak.
"Setiap tahapan sudah didepan mata, mari cegah terjadinya pelanggaran. Tingkatkan patroli pengawasan, tingkatkan koordinasi dengan para stakeholder agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," jelasnya.


















